Berita Kraksaan

What's Trending

Profile

JOB MARKET FAIR DISNAKERTRANS KABUPATEN PROBOLINGGO 2015

JOB MARKET FAIR 2015 DISNAKERTRANS KABUPATEN PROBOLINGGO

JMF Kabupaten Probolinggo akan di selenggarakan tanggal: 12 AGUSTUS 2015.
untuk pengambilan NOMOR URUT bisa di ambil tanggal: 27 juli 2015 di kantor DISNAKER KABUPATEN PROBOLINGGO.


 sumber :
JMF Disnakertrans Kab Probolinggo
Bila website kraksaan online bisa memberikan manfaat mohon klik salah satu iklan di website kraksaan online.Dan admin ucapkan terima kasih banyak atas partisipasi anda di kraksaan online

Lowongan Dosen di STT Nurul Jadid

Lowongan Kerja
Rabu 01/07/2015

PONPES NURUL JADID PAITON
Info lowongan Dosen di STT Nurul Jadid
Syarat
  • Ijazah S2
  • Di utamakan yg jurusan Teknik
  • Bukan PNS, bukan guru yg memiliki NUPTK, dan bukan dosen tetap dari kampus lain
Bila Anda memenuhi keteria di atas ,silakan kirim surat lamaran lengkap ke :
STT NURUL JADID
JL. KH. Zaini Mun'im Karanganyar, Paiton, Probolinggo,
Jawa Timur, 67291, Kota Probolinggo 67291


Batas akhir tangal 12 Juli 2015

Sumber : Bpk Sulistiyanto S.T M

Bila website kraksaan online bisa memberikan manfaat mohon klik salah satu iklan di website kraksaan online.Dan admin ucapkan terima kasih banyak atas partisipasi anda di kraksaan online

Lowongan Kepala Departemen Multimedia PT Balai Pustaka (Persero)

Lowongan Kerja
Selasa 30/06/2015

PT Balai Pustaka (Persero) membuka lowongan untuk posisi Kepala Departemen Multimedia dengan kriteria sbb:
1.  Lulusan S1 Komputer (diutamakan computer engineering)
2.  IPK>3.00 (Skala 4)
3.  Menguasai computer networking dan bahasa pemrograman
4.  Bersedia bekerja secara tim dan dalam tekanan
5.  Diutamakan yang berpengalaman

Bagi yang berminat dan memenuhi kriteria tersebut, dapat mengirimkan aplikasi ke Departemen SDM melalui email: sdm@balaipustaka.co.id . Aplikasi paling lama diterima sampai dengan tanggal 31 Juli 2015.
Hanya yang memenuhi syarat yang akan diproses lebih lanjut.

Sumber :
http://bumn.go.id/balaipustaka/berita/0-Lowongan-Kepala-Departemen-Multimedia-PT-Balai-Pustaka-Persero-

Bila website kraksaan online bisa memberikan manfaat mohon klik salah satu iklan di website kraksaan online.Dan admin ucapkan terima kasih banyak atas partisipasi anda di kraksaan online

Sidang Putusan Dirut PTKL Ricuh,Puluhan Eks Karyawan Mengamuk

Penulis Dicko
Selasa 30/06/2015

Probolinggo – Sidang putusan sementara terhadap 3 terdakwah kasus pembayaran gaji di bawah UMK terhadap Budi Kuswantoro, selaku Direktur utama (Dirut) PTKL. Syarif hidayat, selaku direksi produksi rangkap direksi keuangan PTKL.Zainal Arifin, selaku mantan direksi keuangan PTKL, berlangsung ricuh.

Sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Kraksaan, Probolinggo, ini benar-benar membuat puluhan eks karyawan PT. Kertas Leces (PTKL) usai sidang berlangsung, Selasa (30/6/2015) siang.

Puluhan eks karyawan bersikeras menghadang salah satu terdakwah Budi Kuswantoro, selaku Direktur utama (Dirut) PTKL, untuk memastikan janjinya terhadap karyawan yang selama ini masih belum ditepati.

Puluhan eks karyawanpun nekat menghadang dan menaiki mobil terdakwah hingga macetkan arus lalu lintas.

Menurut Arham, selaku Serikat Kryawan (sekar) PTKL untuk putusan yang dibacakan majelis hakim Heriyenti, sangat cermat. Namun yang mmbuat puluhan  eks karyawan ngotot, janji dari Budi, yang katanya akan memeberikan pesangon, sampai saat ini belum diktepati.

“Kami sebetulnya hanya mau ngomong baik-baik, karena sudah bebrepa kali pak Budi ini membohongi kami, ini moment yang tidak ada lagi, jadi kami harus menemukan kepastian hari ini, apapun yang akan kita lakukan,”kata Arham.

Sementara itu, Kapolsek Kraksaan, Kompol Subadar, mengatakan kalau pihak kepolisian sendiri waktu keributan berlangsung, memang belum ada pengamanan yang maksimal, karena anggota bersamaan dengan giat lain, hingga sedikit menimbulkan kemacetan lalu lintas.

“Namun kedepan kami akan upayakan untuk menciptakan pengamanan yang lebih maksimal,”tegas Kompol Subadar.(Dc/fir)

Bila website kraksaan online bisa memberikan manfaat mohon klik salah satu iklan di website kraksaan online.Dan admin ucapkan terima kasih banyak atas partisipasi anda di kraksaan online

Pol Air Probolinggo Gelar Patroli Laut Jelang Arus Mudik

Penulis Dicko
Selasa 30/06/2015

Probolinggo - Polisi air Polres Probolinggo, terus meningkatkan patroli laut disekitar laut utara, khususnya jelang arus mudik dan banyaknya warga kepulauan Gili Ketapang, berbelanja di Probolinggo, Selasa (30/6/2015).

Patroli yang biasa hanya menggunakan satu kapal, saat ini petugas menggunakan 3 kapal sekaligus. Patroli difokuskan pada jalur arus lalu lintas laut kapal penumpang dari pulau Madura dan pulau Gili ke Probolinggo, maupun sebaliknya. 

Pada Ramadhan sekaligus jelang lebaran kali ini, banyak warga pulau Gili, yang berbelanja kebutuhan sembako dan kebutuhan lebaran ke pulau jawa khususnya di Probolinggo.
 
Menurut AKBP Iwan Setyawan, Kapolres Probolinggo, kondisi cuaca buruk yang terjadi belakangan ini, sangat membahayakan warga yang menaiki kapal. Untuk itu pihaknya akan semakin meningkat patroli laut guna memastikan perairan Probolinggo aman.

“Patroli laut jalur laut arus mudik dan balik, diperkirakan lonjakan pemudik lewat arus laut dari kepulauan mulai H -7,”kata AKBP Iwan.

Dihimbau kepada warga yang melintas atau mencari ikan di sekitar perairan Probolinggo untuk selalu waspada baik cuaca maupun kondisi kapal.(dc/fir)
Bila website kraksaan online bisa memberikan manfaat mohon klik salah satu iklan di website kraksaan online.Dan admin ucapkan terima kasih banyak atas partisipasi anda di kraksaan online

Jelang Lebaran, Permintaan Sapi Potong Meningkat

Penulis Dimas
Selasa 30/06/2015



KRAKSAAN - Menjelang datangnya Hari Raya Idul Fitri 1436 H, jumlah pengiriman sapi potong dari pulau Madura ke pulau Jawa di Pelabuhan Kalibuntu Kecamatan Kraksaan Kabupaten Probolinggo meningkat drastis. Bahkan jumlahnya hingga 40 persen dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.

Pengiriman ini meningkat seiring dengan tingginya permintaan sapi yang akan dipotong saat lebaran nanti. Tingginya lalu lintas pengiriman sapi potong dari pulau Madura ke pulau Jawa terlihat dari intensitas bongkar muat hewan di pelabuhan Kalibuntu Kecamatan Kraksaan.

Sebelum Ramadhan, bongkar muat sapi potong hanya terjadi dua kali dalam sepekan menggunakan dua kapal motor saja. Namun memasuki pekan pertama puasa, proses bongkar muat sapi potong meningkat empat kali sepekan menggunakan empat kapal motor.

Selama ini, sapi potong merah asal Madura biasa diangkut ke pulau Jawa khususnya Jawa Timur guna memenuhi tingginya permintaan daging di pasaran. Sapi Madura dengan postur lebih kecil dan harga lebih murah dibanding sapi Jawa pada umumnya, lebih dipilih warga dalam memenuhi kebutuhan lauk daging.

Pelabuhan Kalibuntu menjadi salah satu transit pengiriman sapi potong Madura, selain pelabuhan jangkar Situbondo dan jembatan Suramadu. Tiba di pelabuhan, sapi potong langsung dikarantina sebelum di jual ke pasar hewan. Mayoritas sapi yang diperjual belikan adalah sapi jantan berusia 2 sampai 4 tahun.

Salah satu pedagang Mistaji menuturkan sejak sepekan jelang Ramadhan dirinya sudah mengirim sekitar 200 sapi potong dalam enam kali angkutan laut. Tingginya permintaan, dimanfaatkan pedagang untuk menaikkan harga jual sapi potong Rp 500.000 sampai Rp 1.000.000 per ekor. Alhasil, pedagang pun mendapatkan keuntungan berlipat dibandingkan bulan sebelumnya.

Tingginya permintaan sapi potong dari pulau Madura ke pulau Jawa juga terlihat dari data Balai Besar Karantina Pertanian Surabaya wilayah kerja Kalibuntu. Dari tanggal 1 sampai 24 Juni saja, sapi potong masuk sebanyak 640 atau lebih banyak 40 persen dibanding bulan sebelumnya. Sehari sebelum lebaran, diperkirakan 1.000 sapi lebih akan tiba di pelabuhan Kalibuntu Kecamatan Kraksaan. (maz/drs)

Bila website kraksaan online bisa memberikan manfaat mohon klik salah satu iklan di website kraksaan online.Dan admin ucapkan terima kasih banyak atas partisipasi anda di kraksaan online

Polres Gerebek Produsen Petasan

Penulis Dimaz 
Selasa 30/06/2015

MARON – Polres Probolinggo menggerebek sebuah rumah di Desa Brani Kulon Kecamatan Maron yang berfungsi sebagai home industry petasan, Senin (29/6). Dari rumah milik pasangan suami istri (pasutri) Sugianto (45) dan Maulidia itu, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Tapi sayang, pasutri itu sudah kabur duluan sebelum polisi datang.

Dari penggerebekan tersebut, Polres Probolinggo berhasil mengamankan 14 sak berisi bubuk belerang, dua mesin penggiling dan 40 buah plastik. Barang bukti itu langsung diamankan di Mapolres Probolinggo.

Penggerebekan tersebut dipimpin langsung Kapolres Probolinggo AKBP Iwan Setyawan bersama Kasat Sabhara AKP Istono. Dalam penggerebekan itu, AKBP Iwan Setyawan langsung menggeledah rumah pelaku. Tidak hanya di dalam kamar, tapi sampai atas plafon rumah pun  tidak luput dari penggeledahan. 

Namun, polisi hanya mendapati barang-barang yang dipergunakan untuk memproduksi petasan atau petasan. Sedangkan penghuni rumah, yaitu pasutri Sugianto dan Maulidia, sudah lebih dulu kabur.

Kapolres Probolinggo AKBP Iwan Setyawan mengatakan penggerebekan terhadap home industri petasan di  Dusun Krajan Desa Brani Kulon Kecamatan Maron ini berasal dari informasi masyarakat. “Dari laporan itu kami melakukan penyidikan. Dan hasilnya memang terbukti kalau rumah milik Sugianto ini adalah home industry petasan,” ungkapnya.

Walau pemiliknya berhasil kabur lebih dulu, polisi tidak akan membiarkannya lolos.  “Kami masih dalam tahap pengejaran. Mudah-mudahan dalam waktu dekat pelaku bisa kami tangkap,” jelas Kapolres.

Berdasar informasi yang berhasil dihimpun, rumah tersebut dihuni oleh lima orang. Terutama pasutri Sugianto dan Maulidia. Namun, sebelum adanya penggrebekan tersebut, mereka menghilang dan berhasil kabur.

Selanjutnya, Kapolres menghimbau warga tetap menjaga situasi kondusif di masa bulan puasa ini. “Kami sarankan pada  masyarakat agar tetap menjaga kondusifitas dan menciptakan ketenangan saat menjalankan ibadah di bulan puasa,” terangnya.

Soal para pelaku home industry petasan ini, Kapolres mengatakan bahwa mereka akan dikenai pasal 12 UU 1951 tentang bahan peledak. Tapi, pekerjaan utama polisi saat ini adalah menangkap mereka.

Sedangkan Ketua RT setempat Badri mengatakan, selama ini pihaknya belum mengetahui adanya pembuatan petasan berskala home industri tersebut. “Selama ini saya tidak tahu. Sepengetahuan saya, dia itu sopirnya pabrik kayu KTI,” katanya.

Badri membenarkan jika rumah itu dihuni oleh lima orang. Termasuk Sugianto dan istrinya. “Ada lima orang di rumah itu. Saya tidak tahu, kalau ada pembuatan petasan. Misalkan tahu, mungkin sudah kami laporkan ke pihak terkait,” jelasnya. (maz/drs)

Bila website kraksaan online bisa memberikan manfaat mohon klik salah satu iklan di website kraksaan online.Dan admin ucapkan terima kasih banyak atas partisipasi anda di kraksaan online

Masjid Tiban di Probolinggo Petilasan Syech Mulana Ishak

Penulis Dicko
Senin 29/06/2015

Probolinggo - Inilah masjid Tiban Babussalam, di Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, sepertinya masjid ini tampak tidak ada bedanya dengan masjid-masjid lain pada umumnya, pada Senin (29/6/2015) sore, di bulan Ramadhan seperti saat ini.
  
Konon masjid tiban tersebut, sudah ada sejak tahun 1600, tak hanya itu, berdirinya masjid tersebut, juga tidak diketahui warga sekitar, hanya tiba-tiba sudah berdiri kokoh, tak jauh dari pesisir pantai utara.

Selain itu, masjid tersebut juga menjadi tempat Syeh Maulana Ishak, melakukan syiar Islam hingga ke Banyuwangi, hingga kini bangunan lama masjid selalu sering didatangi warga hanya untuk melakukan wisata religi.

Rancang ornamen bangunan masjid tiban tersebut juga masih menggunakan cara-cara kuno, seperti, tembok pada bagian atap, menggunakan batu padas putih dan tiang pancang tidak memakai paku logam melainkan dari paku kayu, untuk merakitkan kayu satu dengan kayu yang lain.

Penyangga dalam masjid, menggunakan kayu jati berukuran 40 kali 40 senti meter, dan di atasnya ada beberapa ukiran sederhana dan ventilasi udara.

Melongok di belakang masjid, ada petilasan sebuah batu lempeng yang berukuran besar, konon, batu tersebut dibuat Syeh Maulana Ishak untuk berkhotbah menyebarkan agama Islam.

Selain itu, ada sebuah sumur tua dan tanaman yang ada di sekitar masjid bisa menyembuhkan segala macam penyakit, maka tak jarang, banyak warga muslim yang selalu berkunjung ke masjid tersebut.

“Masjid tiban ini sudah ada tanpa ada yang bangun, banyak para umat muslim datang ke sini,”kata Amin, asal Madura salah satu yang berkunjung ke masjid tiban.

Dikatakan Supono, seorang jamaah masjid,”masjid ini konon ceritanya tiba tiba datang. Kayaknya para Wali tuhan yang membangun, banyak warga berdatangan untuk beribadah dan mencari kesembuhan,”ucapnya.(dc/fir)

Bila website kraksaan online bisa memberikan manfaat mohon klik salah satu iklan di website kraksaan online.Dan admin ucapkan terima kasih banyak atas partisipasi anda di kraksaan online
Back Home
 

Wisata Kuliner

Hukum dan Kriminal

Ekonomi Bisnis

Pendidikan

Olah Raga

Kecelakaan dan Peristiwa

Pemerintahan