Berita Kraksaan

What's Trending

Profile

LOWONGAN PT. ISPAT INDO

Lowongan Kerja
Rabu 27/05/2015

A. Mulinational PMA Steel Producting Company with operations in Sidoarjo is
    looking for candidates to fulfill Vacancies and new coming projects :
    Welder.
     Requirements ;
     - Male, age minimally 22 years old.
     - 2 years experience.
     - SMA / STM mechanic ( preferably ).
     - Valid certificat holder of welder from Depnakertrans or BNSP is a must.
     - Good personality and high safety  awareness with training certificat   
        (preferably ).
     - Good health with the written remark from doctor / PUskesmas / Hospital
     - Do not wear  glasses and no color - blind
     Senior Executive - Marketing.
     Requirements ;
     - Male or female ;
     - 7 - 10 years experience,
     - Manufacturing Experience in steel Industry ( Preferably ).
     - University ( S1 ) in all Departments.
     - Excellent skill in english ( oral and written ) is  a must and proactive
       attitude.
     - Good selling management, steel product knowledge.
     - Monitoring product Delivery & Understand process of EMKL.
     - Has experience in leading team and ready to work in mobile.
     - Computer literate ( MS Office ), Having good logic, analytical ability,
        strong, interpersonel, communication & presentation skill.
     Posting will be at Sidoarjo / East Java Apply to :
PT. ISPAT INDO  
Jln. Kedungturi Kec Taman, Kab. Sidoarjo.

Info lowongan kerja jawa timur lainnya bisa cek di 
 http://infokerja-jatim.com/
Bila website kraksaan online bisa memberikan manfaat mohon klik salah satu iklan di website kraksaan online.Dan admin ucapkan terima kasih banyak atas partisipasi anda di kraksaan online

Katar Sumberrejo Kembangkan Semut Rangrang

Penulis Wawan BFM
Selasa 26/05/2015


PAITON - Kroto atau telur semut rangrang adalah salah satu makanan terbaik untuk burung kicau. Tetapi belakangan kroto semakin sulit dicari. Harga kroto di pasaran pun semakin mahal. Peluang inilah yang dimanfaatkan Karang Taruna (Katar) Bakti Raharjo Desa Sumberrejo Kecamatan Paiton dengan melakukan budidaya semut merah secara sederhana.

Sejak tiga bulan lalu, Katar Bakti Raharjo merintis budidaya semut rangrang. Bermodalkan iuran dari 13 warga katar, mereka mulai melakukan budidaya semut rangrang dengan memberdayakan pemuda desa. Apalagi harga kroto mencapai Rp. 100.000/kg.

“Budidaya semut rangrang ini tentu bisa menjadi prospek bisnis yang sangat bagus untuk dikembangkan. Apalagi saat ini peluang pasarnya sangat menjanjikan mengingat keberadaan kroto yang semakin langka,” ungkap Ketua Katar Bakti Raharjo Widi Aditiya.

Menurut Widi, budidaya semut merah dilakukan secara sederhana dengan memanfaatkan botol bekas sebagai wadahnya. Saat ini pihaknya sudah memiliki 80 botol . Masa panen bisa dilakukan setiap 10 hingga 15 hari.

“Alhamdulillah, kami sudah bisa panen hingga 4 kali. Panen pertama memperoleh 3 kg, kedua 4 kg, ketiga 6 kg dan keempat 8 kg. Untuk panen kelima, hasilnya didistribusikan kepada semua anggota untuk dikembangkan lagi,” jelasnya.

Widi menjelaskan perawatan budidaya semut rangrang ini sangat murah dan mudah. Pasalnya biaya perawatan per tabung/koloni hanya sebesar Rp 2.000. Sehingga untuk 80 koloni dibutuhkan biaya sebesar Rp 160.000. “Untuk perawatannya cukup menggunakan air gula dengan cara disemprotkan,” tegasnya.

Lebih lanjut Widi menerangkan, keunggulan budidaya semut rangrang dengan menggunakan media botoh bekas tidak memerlukan lahan yang luas, dapat dikembangkan di rumah dan mudah pemeliharaannya. Selain itu, tidak banyak menyita waktu, hasil kroto kualitas super, prospek bagus dan dapat panen setiap setengah bulan sekali.

“Tetapi kami masih kesulitan mencari benih ratu semut rantang. Sebab jika ratunya  sudah dapat, maka budidayanya dapat dilakukan dengan mudah dan hasilnya melimpah untuk meningkatkan pendapatan para anggota dan masyarakat,” pungkasnya.

Sentra budidaya semut merah Katar Bakti Raharjo ikunjungi Bupati Probolinggo Hj P. Tantriana Sari SE bersama Komandan Kodim 0820 Probolinggo Letkol Inf. Heru Agung Aryandhono dan Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Hj. Nunung Timbul Prihanjoko. Kunjungan tersebut dilakukan di sela-sela bhakti gotong-royong di Desa Sumberrejo Kecamatan Paiton.

“Kembangkan terus budidaya semut merah ini dengan memberdayakan semua pemuda dan masyarakat. Jangan dilihat keuntungannya dulu. Sementara fokus kepada penambahan kuantitas dan kualitas produksinya. Sebab jika hal itu terus dilakukan, nanti keuntungan akan datang dengan sendirinya,” ungkap Bupati Tantri. (wan/drs)

Bila website kraksaan online bisa memberikan manfaat mohon klik salah satu iklan di website kraksaan online.Dan admin ucapkan terima kasih banyak atas partisipasi anda di kraksaan online

Laka Beruntun, Dump Truk dan Ambulan,Sopir Bentor Kritis

PenulisCahyo
Selasa 26/05/2015


Probolinggo – Diduga sopir truk ugal-ugalan, kecelakaan beruntun terjadi di jalur Pantura Kota Kraksaan, Probolinggo, Selasa (26/5/2015) sore. Kecelakaan yang melibatkan becak motor (betor), dump truk bernopol N 8312 UQ dan ambulan milik Pemkab Probolinggo, bernopol N 9037 PP. Ironisnya, sopir dump truk tersebut langsung melarikan diri saat kecelakaan terjadi.



Akibatnya, betor yang dikendarai Sadori (50) warga Desa Krejengan, mengalami luka pada kepala belakang dan dilarikan ke RSUD Waluyo Jari Kraksaan, karena mengalami luka kritis. Sedangkan 1 orang penumpang betor yakni Abel (7) tersebut mengalami luka-luka, setelah ditabrak dump truk yang melaju dari  arah barat. Saat bersamaan setelah dump truk menabrak betor, ambulan yang berada dibelakang truk langsung menyeruduk, sehingga mengalami kerusakan parah.



Yanto (40), warga setempat mengaku kalau dump truk yang melaju dari arah barat Surabaya-Situbondo, itu dengan kecepatan cukup tinggi, padahal didepan dump truk itu ada sebuah mobil berhenti karena betor mau menyeberang jalan.



“Begitu betor menyeberang dari selatan, tiba-tiba dump truk itu menyalip kiri mobil yang berhenti itu. Akhirnya dump truk hantam betor, dan ambulan dibelakngnya menyeruduk dump truk, karena posisi sangat dekat,”ujar Yanto.



30 menit kemudian dari Satlantas Polres Probolinggo, melakukan olah TKP, dan mengurai kemacetan yang sempat terjadi. Sementara itu, AKP Jamal, Kanit Laka Polsek Kraksaan, mengatakan sementara korban pengendara betor langsung dilarikan ke rumah sakit, sedangkan sopir dump truk masih diketahui keberadaannya,”dia lari, apa menyerahkan diri ke Polsek atau kemana kami masih belum tahu,”tukas AKP Jamal.(dc/fir)

Bila website kraksaan online bisa memberikan manfaat mohon klik salah satu iklan di website kraksaan online.Dan admin ucapkan terima kasih banyak atas partisipasi anda di kraksaan online

Junjung Kepercayaan Masyarakat


Penulis Wawan BFM
Selasa 26/05/2015


MARON – Seorang bidan tugas utamanya berhubungan dengan kemanusiaan dan menjunjung kepercayaan masyarakat. Jika semua itu menjadi pedoman dalam menjalankan tugas, maka semua program akan berjalan dengan baik.

Hal tersebut disampaikan bidan Desa Wonorejo Kecamatan Maron Uswatun Hasanah. “Keberhasilan program kita harus melihat peluang. Semua yang terjadi di masyarakat harus dikembalikan kepada diri kita sendiri. Setelah itu kita baru bisa mencari jalan keluar yang terbaik,” ungkap alumnus SPK Depkes Jember ini.

Bidan yang hobi membaca ini mempunyai keinginan kuat untuk bertemu dengan idolanya Bupati Probolinggo Hj P. Tantriana Sari SE. Begitu bangganya, setiap sampul buku yang dimilikinya ditempeli foto Bupati Tantri.

“Saya bangga sekali, beliau menjadi spirit dan motivasi karena sangat peduli terhadap kesehatan, tetapi tidak melupakan keluarga. Saya ingin menyampaikan aspirasi langsung mengenai kesehatan,” katanya.

Perempuan kelahiran, 18 Desember 1979 ini mengawali karir sebagai PTT tahun 1999 silam di Desa Wonorejo Kecamatan Maron. Sebelum akhirnya diangkat menjadi PNS dan bertugas sebagai bidan di desa tersebut tahun 2008.

“Semua program akan berjalan dengan baik, jika kita sebagai bidan bisa menjalin hubungan yang baik dengan kepala desa, perangkat desa, kader dan dukun bayi. Harapan saya derajat kesehatan masyarakat meningkat dengan slogan senyum bidan adalah pelayanan Polindes,” jelasnya.

Anak bungsu dari tujuh bersaudara pasangan Alm Satimin dan Susiati ini menjelaskan, masyarakat saat ini sudah mengerti kesehatan. Meskipun hal itu butuh perjuangan yang berat.

“Saya menginginkan, masyarakat paham dengan kesehatan dan sesegera mungkin datang ke bidan manakala ada gangguan kesehatan. Meningkatkan kemandirian dalam bidang kesehatan dimulai dari diri sendiri dan masyarakat,” ujarnya.

Istri Hasan Basri ini mengaku, memiliki pengalaman yang sangat berkesan. Tepatnya saat dirinya hendak menikah. Di mana saat H-1 dan mau pulang untuk persiapan menikah, dirinya didatangi warga yang meminta pertolongan persalinan istrinya.

“Kebetulan waktu itu istrinya sudah satu bulan tidak bisa bicara. Bahkan untuk meyakinkan saya, ia berjanji akan mengantarkan hingga Malasan. Akhirnya saya tangani dan setelah melahirkan ia bisa bicara dengan langsung menanyakan jenis kelamin anaknya,” akunya.

Selama menjadi bidan, berbagai prestasi diraihnya. Seperti Kartini Award (2012), bidan teladan I Kabupaten Probolinggo dan bidan teladan III Jatim (2013) serta pembuat video klip pasti ASI I dan lomba PHBS I tingkat Kabupaten Probolinggo.

“Kami juga sudah meningkatkan persalinan ke bidan dengan mengadakan kesepakatan kemitraan bidan dan dukun di hadapan kepala desa. Apalagi juga ada Dana Sosial Kesehatan dengan cara menarik iuran sukarela ke masyarakat sebesar Rp 500 per bulan yang digunakan untuk melayani kesehatan masyarakat ke rumah sakit,” pungkasnya. (wan/drs)
Bila website kraksaan online bisa memberikan manfaat mohon klik salah satu iklan di website kraksaan online.Dan admin ucapkan terima kasih banyak atas partisipasi anda di kraksaan online

Pilkades Serentak Digelar Rabu Pon, 8 Juli 2015

Penulis Wawan BFM
Selasa 26/05/2015


KRAKSAAN – Bupati Probolinggo Hj P. Tantriana Sari SE akhirnya menetapkan hari H pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak tahun 2015. Pilkades serentak di 252 desa se-Kabupaten Probolinggo ini akan digelar pada Rabu Pon, 8 Juli mendatang.

Hari H pemungutan suara Pilkades serentak di 252 desa tersebut tertuang dalam Keputusan (SK) Bupati Probolinggo Nomor: 140/802/426.12/2015 tentang Penetapan Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Serentak di Kabupaten Probolinggo Tahun 2015.

Kepastian tersebut disampaikan Kabag Pemerintahan Setda Kabupaten Probolinggo Edy Suryanto. Menurutnya, pelaksanaan Pilkades tersebut telah ditetapkan dan diumumkan oleh Bupati Probolinggo secara langsung. ”Hari pelaksanaan Pilkades sudah ditetapkan tanggal 8 Juli. Sekitar seminggu sebelum hari raya Idul Fitri,” ujarnya.

Mantan Camat Sumberasih ini menjelaskan, tahapan pelaksanaan Pilkades di 252 desa tersebut sudah berjalan. Tahapan ini diawali dengan persiapan yang dilanjutkan dengan pencalonan. Tahapan pengumuman dan pendaftaran bakal calon dilakukan mulai 11 hingga 22 Mei 2015.

“Selanjutnya mulai tanggal 25 Mei hingga 20 hari kerja ke depan dilakukan penelitian kelengkapan administrasi dan keabsahan administrasi, klarifikasi, penetapan dan pengumuman nama calon oleh panitia Pilkades. Penetapan dan nomor urut calon akan dilakukan pada 22 Juni mendatang,” jelasnya.

Menurut Edy, kalau jumlah bakal calon lebih dari lima orang, maka tetap mengikuti Pilkades serentak. Karena hal itu, tidak mempengaruhi waktu lamanya tahapan. Hanya saja bakal calon yang lebih dari lima orang itu akan disaring melalui seleksi tambahan saat tahapan verifikasi selama 20 hari itu.

“Ada beberapa kriteria seleksi tambahan bagi bakal calon yang lebih dari lima. Di mana urutannya pengalaman bekerja di lingkungan pemerintahan, tingkat pendidikan, usia dan lamanya domisili di desa pemilihan,” terangnya.

Mantan Camat Tongas ini menegaskan, ada beberapa perbedaan Pilkades tahun ini dibandingkan sebelumnya. Yakni, terkait syarat untuk menjadi pemilih minimal berdomisili 6 bulan di desa tersebut saat hari H pemungutan suara.

Sementara syarat untuk dipilih kalau dulu harus putera daerah, sedangkan saat ini harus terdaftar sebagai penduduk dibuktikan dengan KTP dan berdomisili di desa pemilihan paling kurang 1 tahun sebelum pendaftaran.

“Saat melakukan kampanye, calon kepala desa tidak boleh saling menghasut, serta tidak menggunakan fasilitas pemerintah dan tempat ibadah,” tegasnya.

Edy menambahkan, pelaksanaan Pilkades serentak ini dibiayai APBD dan APBDes. Tetapi dana hibah ke desa dari APBD ini hanya untuk keperluan pencetakan surat suara, kotak suara, perlengkapan lainnya (paku, genset dll), honor panitia dan biaya pelantikan. Sementara APBDes hanya untuk kebutuhan saat hari H pemungutan suara.

“TPS diletakkan di balai desa, di mana pintu masuk dan kotak suara disesuaikan dengan jumlah dusun. Sementara bilik suara boleh lebih dari satu untuk mempercepat proses pemungutan suara. Bagi yang tidak mempunyai kantor desa, tempat disesuaikan sesuai kesepakatan,” katanya.

Untuk Pilkades tahun ini, jelas Edy, calon tidak lagi duduk berjejer di atas panggung. Calon duduk bersama dengan BPD dan perangkat desa yang lain, hanya foto dan nomor urut calon saja yang dijejer. Saat penghitungan suara, calon dipersilakan meninggalkan TPS.

“Mudah-mudahan Pilkades serentak ini bisa berjalan kondusif dan agamis. Dengan pelaksanaan saat bulan Ramadhan, diharapkan dapat mencegah terjadinya money politics, dan mendinginkan suasana pelaksanaan Pilkades. Setelah Pilkades bisa bermaaf-maafan. Sebab calon kepala desa terpilih itulah kepala desa kita bersama,” pungkasnya. (wan/drs)

Bila website kraksaan online bisa memberikan manfaat mohon klik salah satu iklan di website kraksaan online.Dan admin ucapkan terima kasih banyak atas partisipasi anda di kraksaan online

Diduga Maling Sapi, Tewas Dimassa di Lahan Jagung

Penulis Cahyo
Senin 25/05/2015


TIRIS - Kerok (40) warga Ranoyoso, Kabupaten Lumajang, yang diduga maling sapi, menghembuskan nafas terakhirnya ditengah tanaman jagung tepatnya di pesawahan Desa Rejing,Kecacamatan Tiris, Probolinggo, Senin (24/5/2015) pagi. Kerok, detemukan warga dalam posisi tertelungkup.

Kerok, yang mengenakan baju lengan pendek warna merah dan celana panjang tersebut tewas dengan kondisi babak belur. Pantauan dilapangan, Kerok telah melakukan aksi kejahatan yaitu mencuri se ekor sapi di Desa Banyuanyar, kabupaten setempat.

Diduga, pelaku telah dimassa oleh warga setempat saat warga melakukan pengejaran, dan dibuang kesawah. Peristiwa terjadi pada Senin dini hari. Pelaku yang sudah diketahui identitasnya itu, akhirnya jasad pelaku dibawa kerumahnya.

Menurut Kapolsek Tiris, AKP Harnoko, dengan kondisi luka pelaku tewas itu, kuat dugaan kalau pelaku telah dimassa, setelah mencuri se ekor sapi di Desa/Kecamatan Banyuanyar.

“Dari kejadian ini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan, apakah pelaku tewas bersama rekan lainnya, dan pelaku memang benar telah melakukan pencurian se ekor sapi,”ungkap Kapolsek Harnoko.

Bila website kraksaan online bisa memberikan manfaat mohon klik salah satu iklan di website kraksaan online.Dan admin ucapkan terima kasih banyak atas partisipasi anda di kraksaan online

AKI-AKB Masih Tinggi

Penulis Wawan BFM
Senin 25/05/2015


KRAKSAAN - Angka Kematian Ibu (AKI) melahirkan di Kabupaten Probopolinggo melonjak. Hingga Mei 2015, jumlah kematian ibu melahirkan tercatat 10 kasus. Padahal sepanjang 2014 lalu, angka kematian ibu melahirkan sebanyak 24 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo dr Shodiq Thahjono melalui Kepala Bidang Kesehatan Keluarga dan Gizi dr Moch Asjroel Sjakrie mengatakan dari 10 kasus kematian ibu melahirkan itu, delapan diantaranya karena faktor penyakita dari ibu. "Sebelum hamil, si ibu sudah mempunyai penyakit. Jadinya ketika hamil dan persalinan makin memperberat resiko hingga menyebabkan kematian,” katanya.

Pria asal Kelurahan Sidomukti Kota Krakasaan ini mengatakan, delapan ibu hamil meninggal karena sakit jantung. Sedangkan dua ibu hamil mengembuskan napas terakhir karena saat proses persalinan. “Jadi hanya dua yang memang bukan karena faktor eskternal,” jelasnya.

Penyebab lainnya yakni karena usia dari ibu hamil masih tergolong muda. Menurut Asjroel, usia kematian ibu yang melahirkan ini beragam. Namun dia tidak menampik usia dari kematian ibu melahirkan masih tergolong muda.

“Faktor pernikiahan dini juga ada,  karena untuk yang  usia 17 tahun ini resikonya tinggi. Ibunya cenderung anemia, kurang protein, kurus badannya. Itu faktor resikonya lebih tinggi. Hamil itu lebih bagus di atas 20 tahun,” tegasnya.

Selain itu, Dinkes sendiri hingga saat ini masih menemukan masyarakat yang melakukan persalinan dengan menggunakan jasa dukun. “Hal seperti yang seharusnya sudah harus dihindari masyarakat,” terangnya.

Menurutnya, Dinkes sudah berupaya untuk menekan angka kematian ibu melahirkan ini. “Kami sudah ada program, Anta Natal Care (ANC). Jadi selama hamil harus ada kontak dokter minimal satu kali, supaya tahu ibu ini punya penyakit penyerta atau tidak,” tambahnya.

Dari sekian kasus itu kata Asjroel, ada beberapa yang sudah kontak dengan tenaga kesehatan. “Namun ada juga yang belum sama sekali karena kehamilannya disembunyikan. Mudah-mudahan kami tidak kecolongan,” akunya.

Selain itu, terobosan lainnya untuk menekan hal tersebut diantaranya dengan cara mengunjungi langsung bidan desa sebagai pelaksana di desa dan mengujungi puskesmas pembantu (pustu). “Kami pantau langsung kerja mereka. Bagaimana kegiatan mereka, bagaimana di lapangan, bagaimana program hulu ke hilir,” ujarnya.

Dengan cara seperti itu, diharapkan bisa menurunkan AKI dan AKB. “Karena biar bagaimanapun hal seperti ini upaya peningkatan Indeks pembangunan manusia (IPM) di sektor kesehatan,” pungkasnya. (maz/drs)

Bila website kraksaan online bisa memberikan manfaat mohon klik salah satu iklan di website kraksaan online.Dan admin ucapkan terima kasih banyak atas partisipasi anda di kraksaan online

Our client is one of the Private Power Plant in Paiton, urgently required for an HR ADMIN.

 Lowongan kerja
Minggu 23/05/2015


General Requirement:
•Male/female, max 25 years old
•Preferably single
•Bachelor/diploma degree in Administration or equivalent preferred from Poiteknik Negeri Malang (Polinema).
•Have strong verbal & communication skills in English.
•Positive attitude, outgoing, energetic, responsible, fast learner, and independent
•Familiar with Microsoft Office (i.e. Word & Excel)

If you meet the requirements above, send your CV completed with recent photograph and salary expected not later than 1 week after this advertisement to caturkarsainkrisuba@yahoo.com
Put "HR Admin" as a subject.

sumber : Ibu Cory
Bila website kraksaan online bisa memberikan manfaat mohon klik salah satu iklan di website kraksaan online.Dan admin ucapkan terima kasih banyak atas partisipasi anda di kraksaan online
Back Home
 

Wisata Kuliner

Hukum dan Kriminal

Ekonomi Bisnis

Pendidikan

Olah Raga

Kecelakaan dan Peristiwa

Pemerintahan