Thursday, August 17, 2017

Dapat Remisi Bebas, 13 Napi Sujud Syukur di Halaman Lapas Probolinggo

Dapat Remisi Bebas, 13 Napi Sujud Syukur di Halaman Lapas Probolinggo

Penulis : Rahadian
Kamis 17 Agustus 2017

Probolinggo,KraksaanOnline.com - Sebanyak 13 orang warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (lapas) klas II B Kota Probolinggo, bersujud syukur di halaman Lapas, usai mendapatkan remisi langsung bebas, Kamis (17/8/2017).

Mereka warga binaan alias nara pidana (napi) yang tersandung kasus berbeda begitu tampak bangga setelah terbebas dan bisa menghirup udara segar. 13 napi yang labgsubg bebas ini ada yang tersandung kasus perjudian, obat-obatan terlarang penipuan dan tindak pidana lainnya.

Seperti yang diungkapkan Agung Wicaksono (40) warga Malang, salah satu napi yang mendapat remisi langsung bebas, dirinya yang tersandung kasus narkoba merasa menyesal atas perbuatan sebelumnya setelah 2 tahun mendekam di jeruji besi.

"Semoga dengan semua ada hikmahnya bagi saya, saya merasa menyesal apa yang telah kami lakukan ini, dan semoga kedepan akan lebih baik dan saya berjanji tidak akan mengulangi kejahatan lagi,"tutur Agung, setelah terbebas dari penjara.

Sementara itu, pada momentum HUT RI ke-72 inu, sebanyak 470 nara pidana di Lapas klas II B kota Probolinggo, mendapat kejutan dari Habib Zaenal Abidin selaku anggota DPR RI Komisi XI mengunjungi ke lapas dengan mmeberikan dor price berupa sarung.

"Mereka harus diperhatikan, kita harus memberi dukungan kepada mereka, bagaimanapun mereka warga Indonesia yang baik. Dan masyarakat harus menerima mereka dengan baik. Jagan sia-siakan mereka meski sebabagai mantan napi. Kita harus salibg menghormati,"kata Habib Zaenal Abidin.

Sementara Imam Purwanto, Kalapas klas II B Kota Probolinggo mengatakan, semoga mereka 13 orang napi yang telah bebas akan mejadi lebih baik kedepannya.

"Dan tidak akan berbuat kejahatan lagi, demi masa depan dan keluarga mereka. 13 orang itu mendapat uang saku Rp 300 perorang. Sedangkan 303 orang napi lainnya, kami usulkan remisi,"terang Imam.

13 orang napi yang sudah bebas tersebut, tampak senang dan bangga bahkan sebagian meneteskan air mata setelah bertemu dengan anak dan istrinya yang sedang menunggu keluarganya sebagai nara pidana keluar dari lapas.(rdn)

Editor: Firman

 Pendekar Bulu Jaran Meriahkan Penurunan Bendera

Pendekar Bulu Jaran Meriahkan Penurunan Bendera

Penulis : Rahadian
Kamis 17 Agustus 2017

Probolinggo,KraksaanOnline.com - Upacara penurunan bendera merah putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia di Alun-alun Kota Kraksaan, Kamis (17/8/2017) sore dimeriahkan oleh Drama Kolosal Pendekar Bulu Jaran.

Drama yang menceritakan tentang asal mula terjadinya Desa Bulujaran di Kecamatan Tegalsiwalan ini dibawakan oleh personil TNI/Polri dari Kodim 0820 Probolinggo dan Polres Probolinggo dan masyarakat Kabupaten Probolinggo.

Tampilan drama kolosal yang menceritakan perjuangan masyarakat dalam menghadapi kekejaman Hindia Belanda yang akan merampas lahan pertaniannya ini mampu menghibur para undangan dan peserta upacara.

Selain drama kolosal, upacara penurunan bendera ini juga dimeriahkan dengan penampilan marching band Gita Wibawa Praja Satpol PP Kabupaten Probolinggo. Dimana tampilan ini juga dilengkapi dengan seni atraksi barongsai.

Dalam upacara penurunan bendera ini, Kapolres Probolinggo AKBP Arman Asmara Syarifuddin bertindak sebagai inspektur upacara dan Komandan Koramil Paiton Kapten Inf. Matali sebagai komandan upacara.

Upacara penurunan bendera ini dihadiri oleh Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari,didampingi suaminya  Hasan Aminuddin, jajaran Forkopimda dan pimpinan DPRD, Wakil Bupati Probolinggo HA. Timbul Prihanjoko, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Soeparwiyono dan Kepala OPD di lingkungan Pemkab Probolinggo.

Penurunan bendera merah putih ini kembali dilakukan oleh Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kabupaten Probolinggo. Komandan Paskibra dipercayakan kepada Pelda Marsin Asanrollis.(rdn)

Editor: Firman
Melihat Pengibaran Merah Putih di Tengah Pembangunan Tol Paspro

Melihat Pengibaran Merah Putih di Tengah Pembangunan Tol Paspro

Penulis: Haryo
Kamis 17 Agustus 2017

Probolinggo – Berbagai cara unik yang dilakukan untuk memperingati HUT kemrdekaan RI ke-72 untuk pengibaran bendera merah putih, salah satunya yang dilakukan pengelola tol Pasuruan-Probolinggo (paspro) dengan menggelar upacara mengibarkan Sang Saka merah putih di tengah pembangunantol Paspro, Kamis (17/8/2017).

Upacara berlangsung dengan khidmat yang diikuti oleh seluruh karyawan tol Paspro beserta pihak terkait lainnya merupaka kali pertama dilakukan, dengan jumlalh peserta sekitar140 orang. Pengibaran merah putih digelar ditengah pembangunan tepatnya bersebelahan dengan bukit Gunung Tugel yang telah dibelah dua untuk proyek tol, di Desa Curahtulis, Kecamatan Tingas, Kabupaten Probolinggo.

Dengan beragam pakaian dan beragam warna, seperti para pekerja tol menggunakan seragam kerjanya, serta para pejabat dan aparat kepolisian yang menggunakan pakaian mereka masing-masing. Dimana yang bertindak sebagai inspektur upacara dari salah satu pejabat tinggi yakni Fathurrahman, dari PT Waskita Karya.  

Fathurrahman, selaku General Manager Devisi IV PT Waskita Karya mengaungkapkan, kegiatan yang digelar untuk merayakan HUT Kemerdekaan RI ke-72 merupakan yang pertama kali dilakukan di tengah pembangunan tol Paspro dengan mengubarkan merah putih. Menurutnya, tidak hanya perkantoran maupun di stadion saja dilakukan pengibaran merah putih, tapi harus dipangan pembangunan juga.

“Hal ini menambah rasa kecintaan kepada NKRI. Dengan dasar kecintaan itu, maka kita akan lebih semangat untuk berkerja dan menciptakan masa depan yang lebih aik dan kreatif.  Sert menambah daya juang kita terhadap NKRI,”terang Fathurrahman, usai kegiatan pengibaran bendera merah putih.

Ia menambahkan, untuk proses pembangunan tol itu sendiri bisa difungsikan pada Lebaran 2018 mendatang, karena kata dia, pihak PT Waskita telah berjanji kepada pemeritah bahwa Juni 2018 diberlaukan. Dimana Probolinggo-Pasuruan pada 2018 sudah harus memiliki jalan tol yang betul-batul bagus.

“Sehingga menambah pertumbuhan ekonomi untuk masyarakat Probolinggo-Pasuruan berjalan dengan baik,”tukas Fathurrahman.(hry)

Editor: Firman

Sukses Paskibra Kibarkan Bendera Merah Putih

Sukses Paskibra Kibarkan Bendera Merah Putih

Penulis : Rahadian
Kamis 17 Agustus 2017

Probolinggo,KraksaanOnline.com - Kesuksesan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kamis (17/8/2017) tidak lepas dari kerja keras dan semangat yang dilakukan oleh Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kabupaten Probolinggo. Baik pada saat pengibaran maupun penurunan bendera merah putih.

Dalam kegiatan ini, Paskibra ini membentuk formasi 17, 8 dan 45 sesuai dengan tanggal, bulan dan tahun diproklamasikannya kemerdekaan Republik Indonesia. Untuk tahun ini, dalam Paskibra terdapat tiga personel TNI dari Kodim 0820 Probolinggo dan dua personel Polri dari Polres Probolinggo.

Komandan Paskibra dipercayakan kepada Pelda Marsin Asanrollis. Sementara pengawal bendera meliputi Serda Sunarko, Serda Suherman, Brigadir Ade Januar Pribadi dan Brigadir Bagus.

Saat upacara detik-detik proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia ke-72, bertugas sebagai pembawa baki bendera adalah Thea Kirana Ismi’ Aida dari SMAN 1 Kraksaan.

Selanjutnya, sebagai pengibar bendera dipercayakan kepada Saiful Rizal dari MA Zaha 04 Pakuniran (penarik bendera), Dani Jajah Juma Wijaya dari SMA Nurul Jadid (penerima bendera) dan Rifqi Zahruddin dari SMKN 1 Banyuanyar (pembentang bendera).

Sementara pada waktu penurunan bendera, sebagai pembawa baki bendera adalah Andriana Natasya dari SMKN 2 Kraksaan. Sebagai petugas penurunan bendera adalah Muhammad Faisol dari MA NU Kraksaan, Moh Adi Jakfaruddin dari SMAN 1 Gading dan Agung Banyu Pangestu dari SMAN 1 Tongas.

“Kami merasa bangga atas kesuksesan yang dilakukan oleh adik-adik Paskibra yang bertugas mulai dari pengibaran hingga penurunan bendera merah putih. Semoga ini menjadi sebuah pengalaman berharga yang nantinya bisa dibagikan kepada orang lain di sekitarnya,” kata Kasi Kepemudaan dan Kepramukaan Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Probolinggo Muksin.

Kesuksesan ini tidak terlepas dari keuletan dan kesabaran pelatih yang berasal dari TNI/Polri. Seperti Pelda Suhara, Serma Yudid Andrianto, Ipda Muderi dan Bripka Priadi Makutha Wardana. Latihan paskibra sendiri dilakukan mulai 25 Juli hingga 15 Agustus 2017.

Rasa bangga semakin dirasakan oleh segenap anggota Paskibra Kabupaten Probolinggo ketika berkesempatan foto bersama dengan Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE didampingi suaminya Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si, Wakil Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko dan jajaran Forkopimda.(rdn)

Editor: Friman


Wednesday, August 16, 2017

Soeparwiyono Dilantik Sebagai Sekda Kabupaten Probolinggo

Soeparwiyono Dilantik Sebagai Sekda Kabupaten Probolinggo

Penulis : Dimaz Akbar
Rabu 16 Agustus 2017



PROBOLINGGO,KraksaanOnline.com - Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE memimpin pelantikan dan pengambilan sumpah Soeparwiyono sebagai pejabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo, Rabu (16/8/2017) pagi.

Pelantikan dan  pengambilan sumpah yang digelar di Pendopo Kabupaten Probolinggo ini dihadiri oleh Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Umum MUI Kabupaten Probolinggo KH Syihabudin Soleh, sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah dan Camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo. 

Soeparwiyono dilantik sebagai Sekda Kabupaten Probolinggo berdasarkan Surat Keputusan Bupati Probolinggo Nomor : 821.29/207/426.202/2017 Tentang Pengangkatan Dalam Jabatan tertanggal 11 Agustus 2017.

Mantan Inspektur Kabupaten Probolinggo ini terpilih sebagai Sekda setelah melalui beberapa tahapan yang dilakukan oleh Tim Panitia Seleksi (Pansel). Dari awal 9 (sembilan) orang personil kemudian terseleksi menjadi 7 (tujuh) orang yang memenuhi syarat. Selanjutnya diseleksi lagi sehingga menjadi 3 (tiga) orang terbaik. Sehingga akhirnya terpilihlah Soeparwiyono sebaga Sekda Kabupaten Probolinggo.

Dalam sambutannya Bupati Tantri menyampaikan ucapan selamat atas dilantiknya Soeparwiyono menjadi Sekda Kabupaten Probolinggo. Menurutnya, tugas dan tanggung jawab yang harus diemban bertambah dua kali lipat daripada menjadi Inspektur.

"Pada kesempatan ini saya mengucapkan terima kasih kepada 9 orang personil yang telah meramaikan proses seleksi Sekda. Tentunya ini diharapkan mampu menjadi semangat dalam melaksanakan tugas sehari-hari," katanya.

Menurut Bupati Tantri, dalam proses pemilihan Sekda dirinya harus memilih satu diantara sekian banyak pegawai. Dan yang terpilih adalah terbaik diantara yang terbaik. Sehingga diharapkan Sekda yang baru mampu merangkul semua tidak hanya intern karyawan/karyawati di Kabupaten Probolinggo saja, tetapi juga pihak ekternal masyarakat Kabupaten Probolinggo. 

"Termasuk yang telah banyak membantu proses pembangunan dan segenap jajaran Forkopimda. Saya mengharapkan ke depan pembangunan di Kabupaten Probolinggo lebih cepat dan lebih baik dari sebelumnya, "tegasnya.

Lebih lanjut Bupati Tantri menyampaikan bahwa tentunya perlu disadari bersama setiap amanah harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab. "Kepada para junior yang masih mempunyai masa depan panjang jangan pernah berambisi terhadap sebuah jabatan," jelasnya.

Bupati Tantri menegaskan seseorang bisa mencapai jabatan yang lebih tinggi itu tergantung kepada sujudnya, minimal dengan sholat 5 waktu. Selain itu, bagaimana ikhtiar keduniaan manusia saat ini tatkala mendapatkan amanah apapun yang memberikan amanah itu merasa puas atas amanah yang diberikan kepada seorang pejabat.

"Manakala sujudnya beres, diimbangi dengan profesionalisme, Insya Allah akan menuntun untuk memilih saudara menjadi pemimpin. Tetapi saudara lupa bahwa dengan naiknya derajat, maka ujian dan tanggung jawab pasti lebih berat dari sebelumnya. Kuat apa tidak dan jangan hanya dilihat enaknya saja," terangnya.

Kepada Soeparwiyono Bupati Tantri menjelaskan bahwasanya jabatan sebagai Sekda akan mudah atau sulit dilaksanakan tergantung dari akhlak yang dilakukan. Manakala di dunia begitu dilihat orang derajatnya sangat tinggi karena jabatan yang diembannya. Namun pertayaannya mampukah diakhirat nanti ditinggikan derajatnya. 

"Semua itu tergantung kepada amanah yang diberikan oleh Allah SWT. Harapannya roda pemerintahan dan pembangunan semakin maju. Sekali lagi saya berpesan harus kuat menjalani profesi sebagai Sekda Kabupaten Probolinggo, "pungkasnya. (maz) 

Editor : Wan
Pengibaran Merah Putih Diatas Rakit di Danau Ranu Agung Probolinggo

Pengibaran Merah Putih Diatas Rakit di Danau Ranu Agung Probolinggo

Penulis: Elina
Rabu 16 Agustus 2017

Foto: KraksaanOnline.com
Probolinggo,KraksaanOnline.com  – Pengibaran bendera merah putih pada peringatan HUT ke-72 Kemerdekaan RI, yang digelar  Polres Probolinggo, tampak sangat berbeda dan baru pertama kali dilakukan. Pasalnya, pengibaran bendera merah putih tersebut, dilakukan diatas rakit dari bambu tepatnya di sebuah danau yakni wisata Ranu Agung, Desa Ranu Agung, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo Jawa Timur.

Kapolres Probolinggo AKBP Arman Asmara Syarifuddin, bersama para personelnya melakukan upacara bendera diatas rakit di danau Ranu Agung dengan kedalaman sekitar 10 meter. Dimana  danau tersebut di dataran tinggi yang mencapai 525 mdpl dari permukaan laut. Tempatnya cukup jauh, sekitar 40 Km dari pusat Kota Kabupaten Probolinggo.

AKBP Arman mengatakan, upacara bendera merah putih di Ranu Agung ini merupakan buah pikiran dan hasratnya.  Ia mengaku memendam keinginan mengibarkan bendera merah putih di tempat-tempat yang tak lazim. “Misalnya ya di tengah Ranu Agung ini,” katanya di sela upacara berlangsung.

Diakui Kapolres Arman , medan menuju Ranu Agung tidak mudah.  Seluruh personel kepolisian dan pihak terkait lainnya, berserta wartawan harus berjuang keras agar sampai di Ranu Agung hingga bisa melaksanakan upacara bendera di tengah ranu diatas rakit.

Tetapi kata dia,  perjuangan itu masih tidak sebanding dengan perjuangan para pahlawan yang telah berhasil merebut kemerdekaan dan mempertahankannya. “Jangan sampai ada yang mengeluh. Kita hanya menikmati hasil kemerdekaan, bukan merebutnya seperti yang dilakukan oleh para pahlawan,” tegasnya.

Tercatat sekitar 600 personel polisi yang melakukan upacara di Ranu Agung ini. Tetapi, tidak semuanya kemudian naik rakit dan perahu karet lantaran keterbatasan alat angkut tersebut. Mereka yang kebagian naik rakit, bisa mengikuti jalannya upacara pengibaran bendera dengan khidmat bersama Kapolres Probolinggo.

“Kami hanya siapkan sepuluh rakit dan lima perahu karet. Karena memang kondisinya tidak memungkinkan untuk mengangkut semua anggota. Selain itu, kondisi Ranu Agung memang mengandung resiko yang cukup tinggi. Jadi, kita tetap pertimbangkan keamanannya,”papar AKBP Arman.

Atas kegiatan ini, Camat Tiris Roby Siswanto menyampaikan apresiasinya. “Tentu sangat bangga. Ini baru pertama kalinya diadakan upacara bendera di sini. Bahkan sampai tak terpikirkan oleh saya akan ada pengibaran bendera di tengah Ranu Agung. Saya mengapresisasi pada Polres Probolinggo,”ujarnya.



Tuesday, August 15, 2017

Usai Divonis 18 Tahun, Dimas Kanjeng Kini Dituntut 4 Tahun Penjara Kasus Penipuan

Usai Divonis 18 Tahun, Dimas Kanjeng Kini Dituntut 4 Tahun Penjara Kasus Penipuan

Penulis : Rahadian
Selasa 15 Agustus 2017




Probolinggo,KraksaanOnline.com  - Kembali terdakwa Dimas Kanjeng Taat Pribadi, disidang dengan kasus yang lain, setelah divonis 18 tahun penjara kasus pembunuhan, di pengadilan negeri (PN) Kraksaan, Kabupaten Probolinggo Jawa Timur. Sidang kali ini agenda sidang lanjutan pembacaan tuntutan atas kasus penipuan, Selasa (15/8).

Terdakwa Dimas Kanjeng, sebelumnya dilaporkan oleh mantan pengikutnya, yakni Prayitno Supriyadi warga Jember Jawa Timur, dengan kerugian Rp 800 juta, yang di setorkan melalui mantan pengikutnya Alm. Ismail Hidayah dan istrinya yakni Bibi Rasenjam, dan bahkan ke Dimas Kanjeng sendiri untuk digandakan.

Sidang tuntutan yang di ketuai Basuki Wiyono dan dua hakim anggota ini, mendengarkan pembacaan berkas tuntutan bergantian oleh  tiga jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejati Jawa Timur.

Sidang yang di hadiri ratusan pengikut setianya di ruang sidang Kartika ini, di jaga ketat petugas Dalmas Sabhara dari Polres Probolinggo, untuk menjaga kondusifitas jalannya persidangan tersebut.

Menurut Dimas Kanejng, meski kecewa dengan vonis 18 tahun penjara yang dijatuhkan majelis hakim, atas kasus pembunuhan Abd Ghani, terdakwa Dimas Kanjeng, siap menjalani dan menerima tuntutan dari JPU atas kasus penipuan sidang hari ini.

“Saya kecewa dengan hasil vonis atas kasus pembunuhan kemarin, dan melakukan banding, kini saya siap menjalani sidang lanjutan atas kasus penipuan dengan agenda tuntutan hingga selesai,”tukas Dimas Kanjeng, jelang persidangan.
Setelah proses pertimbangan pihak JPU, menuntut terdakwa Dimas Kanjeng, dengan hukuman 4 tahun penjara, atas kesalahan melakukan tindak pidan penipuan yang merugikan korban sebanyak Rp 800 juta.

“Dari beberapa urutan sidang pihak JPU mendapatkan fakta-fakta dan  saksi-saksi, kami meyakini terdakwa Dimas Kanjeng, bersalah dengan tipu muslihatnya, memperdayai korban untuk membayar mahar untuk di  gandakan oleh terdakwa. AkhirNya pihak JPU menuntut 4 tahun penjara kepada terdakwa,”tegas H Usman, JPU Kejati Jatim, usai persidangan.

Dari tuntutan 4 tahun yang dijatuhkan pihak JPU. Mohamad Sholeh, Penasehat hukum terdakwa Dimas Kanjeng,  tuntutan tersebut di luar logika. Pasalnya, korban kapan memberikan uang dan bukti penyerahan uang tidak ada bukti, maupun tanda terima dari terdakwa.

“Tuntutan JPU sangat di luar logika, pasalnya korban melaporkan menyerahkan uang Rp800 juta ke Dimas Kanjeng, tidak ada satupun saksi mata, dan bukti penyerahan untuk memperkuat kesalahan terdakwa, seharusnya terdakwa tidak bersalah. Menurut kami iniu tindakan yang ngawur,dan harus dikoreksi lagi,”tutur Sholeh.

Majelis hakim akan melanjutakan sidang dengan agenda pledoi pada Senin (21/8) mendatang. Sedangkan untuk replik dan duplik Selasa (22/8).(ian)


Editor : Firman
Mapolres Probolinggo Musnakan Ribuan  Barang Bukti Narkotika dan Obat Terlarang

Mapolres Probolinggo Musnakan Ribuan Barang Bukti Narkotika dan Obat Terlarang

Penulis : Hendra 
Selasa 15 Agustus 2017



Probolinggo,KraksaanOnline.com - Ribuan Barang Bukti (BB) narkotika dan obat-obatan berbahaya (narkoba) jenis Narkotika dimusnahkan di halaman Mapolres Probolinggo, (15/8/2017) pagi. Pemusnahan BB ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia.

Pemusnahan BB ini disaksikan oleh Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs. HA Timbul Prihanjoko, Kapolres Probolinggo AKBP Arman Asmara Syarifuddin, Ketua Pengadilan Negeri Kraksaan Basuki Wiyono, Sekretaris Umum MUI Kabupaten Probolinggo serta perwakilan dari Kodim 0820 Probolinggo, Dinas Kesehatan (Dinkes) dan P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba).

Adapun jenis Narkotika yang dimusnahkan tersebut adalah jenis narkotika yang notabene penggunanya digemari oleh kalangan muda. Yakni pil trihexcil sebanyak 840 butir, pil dextro sebanyak 6.850 butir dan narkotika golongan I jenis sabu seberat 8,57 gram. 

Untuk proses pemusnahan tersebut Wabup Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko mengawali dengan memblender sejumlah BB kemudian  diikuti oleh pejabat Forkopimda serta MUI Probolinggo. 

Dalam kesempatan itu Wabup Timbul mengharapkan agar tidak hanya kepolisian saja yang aktif memerangi peredaran narkoba di Kabupaten Probolinggo, tetapi pihak pelaksana pendidikan, orang tua, tokoh masyarakat juga harus berperan aktif dalam mengawasi peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang. 

"Ini menyangkut investasi generasi muda Kabupaten Probolinggo. Untuk membentengi mereka daripada penyakit masyarakat ini maka kita semua harus bekerja keras dan tidak pernah kendor dalam hal pengawasan," tegasnya. 

Terpisah,  Kapolres Probolinggo, AKBP Arman Asmara Syarifuddin menjelaskan bahwa seluruh BB yang dimusnahkan ini adalah perolehan dalam penanganan beberapa kasus penyakit masyarakat (pekat) di Kabupaten Probolinggo selama kurun waktu 1 semester (6 bulan).

Sementara untuk mengantisipasi adanya peredaran dan penyebaran narkotika jenis baru yakni Plaka kata Kapolres, pihaknya akan lebih berkoordinasi bersama pihak-pihak yang bisa bersinergi dalam pengawasan.

"Sinergitas ini berupa kegiatan sosialisasi di sekolah-sekolah bersama P4GN, Dinas Pendidikan dan kepala sekolah,  orang tua serta tokoh agama dan masyarakat untuk menginformasikan terkait pelaku-pelaku narkotika,  modus operandi dan tempat-tempat yang memungkinkan untuk terjadinya transaksi narkotika," katanya.

Lebih lanjut Kapolres mengharapkan semoga kedepannya melalui kegiatan penegakan hukum dan adanya pencegahan yang dilakukan oleh Polres Probolinggo dengan berintegrasi bersama pihak terkait dapat menurunkan dan mencegah peredaran Narkoba di Kabupaten Probolinggo. (dra)
Daftar Perusahaan Peserta Jobs Market Fair 30 Agustus 2017

Daftar Perusahaan Peserta Jobs Market Fair 30 Agustus 2017

Info JOBS MARKET FAIR 2017

.

DAFTAR PERUSAHAAN PERUSAHAAN PESERTA BURSA KERJA TAHUN 2017 DINAS TENAGA KERJA KABUPATEN PROBOLINGGO TAHUN 2017 DI PANTAI WISATA BENTAR

1      ALFAMART
2 INDOMARCO PRISMATAMA
3 SURYAJAYA ABADIPERKASA
4 PT. TOSSA
5 PT. ARTAMAS
6 BTPN SYARIAH
7 PROPAT
8 INSAN CENDIKIA
9 ALAMINDO PERKASA
10 PT. SINAR SOSRO
11 PT. PROPAN RAYA
12 PT. SKI ( SUMBERTAMAN Keramik )
13 PT. ARTABOGA CEMERLANG
14 JATIM AUTOCOM (JAI )
15 PRIMAGAMA
16 PESONA CIPTA SURABAYA
17 GANESHA OPERATION
18 GANDA GARMENT
19 DANAMON MALANG
20 LPK PRATAMA MULIA
21 SUN STAR MOTOR
22 SIP. PAHLAWAN
23 PT. BROMO TIRTA LESTARI
24 PT. PNM
25 PR. SURYA PUTERA
26 NCC
27 LPK. AMANAH HUSADA
28 MANULIFE
29 PT. BANGUN GUNUNG SARI
30 KSU ALAM RAYA MAKMUR
31 CHAROEN PHOK PAND
32 KATHARA KONTRUKSI
33 SURASARI HUTAMA
34 PT WAHANA WIRAWAN
35 ADIRA FINANCE
36 MNC SKY VISION
37    PT. KUTAI TIMBER INDONESIA
38.    BPR SEMERU SWASTI

ALUR UNTUK PESERTA DARI PENGAMBILAN SAMPAI PELAKSANAAN BURSA KERJA




cara menempatkan identitas pencari kerja untuk mengikuti Bursa kerja



NB

jangan lupa bagi teman teman yang ingin mengikuti Job Fair Besok, Hari senin Tanggal 14 Agustus Pengambilan Nomor Urut dan Formulir di Buka mulai jam 07.00 s/d jam 16.00

Sumber :
Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Probolinggo

Monday, August 14, 2017

Polres Probolinggo Kibarkan Bendera di Ranu Agung

Polres Probolinggo Kibarkan Bendera di Ranu Agung

Penulis : Hendra
Senin 14 Agustus 2017



Probolinggo,KraksaanOnline.com - Bendera Merah Putih berkibar di atas Ranu Agung Kecamatan Tiris Kabupaten Probolinggo.  Senin (14/08) Pagi. 

Menjelang detik detik peringatan HUT RI ke-72, Kapolres Probolinggo AKBP Arman Asmara Syarifuddin sukses mengibarkan sang saka merah putih tepat di tengah  danau yang merupakan salah satu ikon destinasi wisata Kabupaten Probolinggo itu. 



Pengibaran bendera merah putih tersebut dirangkai dalam sebuah upacara yang diikuti oleh Jajaran Polres Probolinggo, TNI 0820 Probolinggo dan beberapa pejabat di lingkungan Pemkab Probolinggo serta diikuti oleh beberapa elemen masyarakat dan perwakilan pelajar/santri. 

Perasaan haru berpacu bersama desiran adrenalin dirasakan oleh seluruh peserta upacara saat itu. Giat ini diharapkan mampu memompa semangat patriotisme dan nasionalime. (dra)
Gandeng Pupuk Kaltim, Tingkatkan Produksi Pertanian

Gandeng Pupuk Kaltim, Tingkatkan Produksi Pertanian

Penulis : Dimaz Akbar
Senin 14 Agustus 2017




Probolinggo,KraksaanOnline.com - Keberhasilan usaha peningkatan produksi pertanian memang dipengaruhi oleh banyak faktor. Salah satunya adalah perlakuan pemupukan terhadap pertanian padi. Untuk hal ini, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Probolinggo menjalin kemitraan dengan beberapa pihak dalam rangka pembangunan pertanian Kabupaten Probolinggo seutuhnya.

Untuk MK (Musim Kemarau) 1, DKPP bermitra dengan PT Pupuk Kaltim yang dikemas dalam bentuk kegiatan P3D (Peningkatan Produksi Pertanian dalam Bentuk Demplot). Untuk MK1, kegiatan P3D dilaksanakan di 3 (tiga) titik meliputi Desa Klaseman Kecamatan Gending, Desa Sukomulyo Kecamatan Pajarakan dan Desa Asembagus Kecamatan Kraksaan yang merupakan potensi tanaman padi.

Dari ketiga titik demplot ini hasilnya cukup signifikan jika dibandingkan dengan konvensional. Hasil demplot di Kecamatan Gending mencapai 8,7 ton per hektar dan konvensional 6,5 ton per hektar, di Kecamatan Pajarakan demplot mencapai 9,6 ton per hektar dan konvensional 5,4 ton per hektar dan Kecamatan Kraksaan demplot mencapai 9,3 ton per hektar dan konvensional 7,2 ton per hektar.

Senin (14/8/2017) siang, DKPP Kabupaten Probolinggo bersama Perwakilan PT Pupuk Kaltim Wilayah Jawa Timur, Koordinator PPL BPP Pajarakan dan PPL Wilayah Sukomulyo Eko Budi Santoso melakukan pengamatan tanaman padi varietas Ciherang di lahan milik Sutarjo yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Tani Mulyo Desa Sukomulyo Kecamatan Pajarakan.

"Dari hasil pengamatan di lapangan, dengan formula pupuk yang dipaketkan oleh PT Pupuk Kaltim untuk dibuatkan demplot, ternyata postur tanaman sangat berbeda sekali meskipun tanpa melalui proses sampel ubinan," kata Kepala Bidang Pelaksanaan Penyuluhan dan Bina Usaha Tani DKPP Kabupaten Probolinggo Yahyadi.

Menurut Yahyadi, dalam kegiatan P3D ini ternyata setiap malai, bulir padi sampai ke tangkai batangnya bernas (terisi semua). Tetapi konvensional tanpa penggunaan pupuk paket PT Pupuk Kaltim, di pangkal saja ada 4 (empat) yang hampa alias tidak berisi. Ternyata setelah diadakan pembinaan maka terlihat sekali perbedaannya.

"Dengan postur yang semacam itu, maka produksi akan terjawab. Produksi akan meningkat dan kualitas akan terjamin, terutama dalam rendemin berasnya. Apabila nanti diproses untuk menjadi beras, maka rendemin beras lebih tinggi, kualitas tambah bagus dan harganya tambah mahal, "tegasnya.

Sementara Koordinator PPL BPP Pajarakan Abdul Rasid menyampaikan ucapan terima kasih kepada perwakilan PT Pupuk Kaltim yang telah memberikan penyuluhan sekaligus pembinaan yang tepat sasaran, tepat cara, tepat dosis dan tepat waktu. "Alhamdulillah, dengan adanya penyuluhan produksinya meningkat drastis, "katanya.

Sedangkan Perwakilan PT Pupuk Kaltim Wilayah Jawa Timur Amri Rohmatullah mengucapkan terima kasih atas dukungan yang luar biasa mulai dari petugas di DKPP sampai di tingkat penyuluh sehingga kegiatan P3D berjalan dengan baik. "Dari kegiatan ini, hasilnya cukup signifikan. Rata-rata ada peningkatan produksi 2 ton per hektar," ungkapnya.

Sebagai tindak lanjut jelas Amri, PT Pupuk Kaltim akan kembali mengadakan kegiatan P3D di 5 (lima) titik di Kecamatan Kraksaan, Gending, Pajarakan dan Gading. Diantara lima titik ini nantinya PT Pupuk Kaltim akan mengundang Mustasyar PCNU Kabupaten Probolinggo dan Kota Kraksaan Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si untuk melakukan panen bersama ribuan petani. (maz)

Editor : wan
Plt Sekda Serahkan Dua Unit Kendaraan Operasional

Plt Sekda Serahkan Dua Unit Kendaraan Operasional

Penulis : Dimaz Akbar
Senin 14 Agustus 2017



Probolinggo,KraksaanOnline.com - Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Asyari menyerahkan 2 (dua) unit kendaraan operasional kepada Kepala Bagian Humas, Protokol dan Rumah Tangga Setda Kabupaten Probolinggo Bambang Julius Wijanarko dan Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Probolinggo HM Zubaidi, Senin (14/8/2017) pagi.

Penyerahan yang dilakukan di sela-sela apel pagi di lingkungan Kantor Bupati Probolinggo ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dan karyawan/karyawati di lingkungan Kantor Bupati Probolinggo. Serta Sekretaris KPUD Kabupaten Probolinggo Ulfiningtyas serta keluarga besar KPUD Kabupaten Probolinggo.

Selain penyerahan kendaraan operasional, dalam kesempatan tersebut juga dilakukan sosialisasi oleh Tim BTPN yang disampaikan Muhammad Imam Wahyudin tentang Program Smart Pembayaran BTPN WOW. Yakni, program pembayaran dimana nasabah tidak perlu datang ke bank, tetapi pihak bank yang datang ke nasabah. 



Dalam sambutannya Plt Sekda Asyari mengharapkan agar kendaraan operasional ini bisa mendukung kelancaran tugas-tugas Bagian Humas, Protokol dan Rumah Tangga serta KPUD Kabupaten Probolinggo. Khususnya KPUD yang dalam waktu dekat akan menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak tahun 2018.

"Saya berharap agar seluruh aparat Pemerintah Daerah mendukung tugas penyelenggara Pilkada. Karena kesuksesan Pilkada tidak hanya menjadi tanggung jawab KPUD saja, tetapi semua elemen masyarakat, "katanya.

Lebih lanjut Asyari berpesan agar kendaraan operasional ini betul-betul dirawat dan dimanfaatkan sebaik mungkin untuk tugas pelayanan kepada masyarakat. "Mudah-mudahan kendaraan operasional ini bisa bermanfaat dalam mendukung tugas sehari-hari, "harapnya. (maz)

Editor : Wan
Dibalik Kisah Pengibaran Bendera Merah Putih di Ranu Agung

Dibalik Kisah Pengibaran Bendera Merah Putih di Ranu Agung

Penulis  : Hendra 
Senin 14 Agustus 2017



Probolinggo,KraksaanOnline.com - Menjelang peringatan HUT Kemerdekaan  RI ke-72,  bendera Merah putih dikibarkan tepat di tengah Ranu Agung Kecamatan Tiris Kabupaten Probolinggo, Senin (14/08) Pagi. Kegiatan yang baru pertama kali dilaksanakan di Kabupaten Probolinggo ini digagas oleh Kepolisian Resor (Polres) Probolinggo bersinergi dengan pemerintah daerah dan pegiat wisata Kecamatan Tiris. 

Seluruh peserta upacara saat itu berkesempatan untuk merasakan sensasi menaiki rakit bambu khas Ranu Agung lengkap dengan rompi pelampung didampingi guide dan operator rakit yang terlihat piawai mengendalikan lajunya. Adanya fasilitas ini rupanya bisa menghilangkan kekhawatiran mereka yang notabene belum pernah merasakan sensasi yang ditawarkan wahana ini. 

"Ternyata aman dan rasanya beda dengan naik perahu. Pokoknya spektakuler dan sangat cocok dengan nuansa alamnya," ujar Andjar Normala, salah satu pejabat Pemkab Probolinggo yang sebelumnya  ragu ragu untuk menaiki rakit tersebut. 

Sukses dan terlaksananya giat yang baru pertama kali dilaksanakan di Kabupaten Probolinggo itu tak lepas dari kepiawaian dan solidnya sekelompok pemuda dan masyarakat  penggiat wisata Kecamatan Tiris yang menamakan dirinya "Airlangga Adventure".  

Sejak tahun 2014 mereka terbentuk secara swadaya dengan satu visi dan misi yakni   mengenal luaskan serta menarik minat kunjungan wisatawan ke Kecamatan Tiris. Banyaknya lokasi wisata di Kecamatan Tiris  yang belum terolah maksimal mendorong mereka untuk berbuat sesuatu di dalamnya.  
Saat ditemui di basecampnya, Indra Pranajaya, Sekretaris Airlangga Adventure menuturkan bahwa pengelolaan wisata Ranu Agung ini adalah Langkah awal bagi mereka.  Beberapa hal sudah mereka kerjakan dan sempurnakan antara lain adanya fasilitas penginapan,  kuliner dan beberapa wahana air seperti rakit yang lebih representatif dan perahu karet yang bisa digunakan wisatawan untuk menjelajahi indahnya panorama Ranu Agung dengan tebingnya yang eksotis yang konon katanya mirip Seperti danau di Thailand. 

"Bisa dilihat dari kelengkapan safety dan perahu karet yang kami miliki ini sudah memenuhi standar keamanan, jangan khawatir tentang keamananya karena sebelumnya kami telah dilatih oleh Songa Rafting baik untuk skill pengoperasian perahu dan kemampuan SAR, " jelas pemuda kelahiran Desa Ranu Agung ini. 

"Selama 2 tahun Airlangga merintis wisata kebanggaan daerah kami ini, kini pengelolaannya telah diserahkan sepenuhnya ke warga  masyarakat lokal melalui Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Segaran Agung, " imbuhnya. 

Hasil kerja positif mereka ini rupanya menuai dukungan dan dorongan dari berbagai pihak, dan hal ini merupakan berkah tersendiri bagi mereka. "Salah satunya adalah adanya sertifikat dan lisensi guiding yang telah diberikan kepada 4 orang anggota kami dari Himpunan Pariwisata Indonesia (HPI), " ujarnya bangga. 

Camat Tiris dan Kapolsek Tiris disebut Indra telah banyak membantu dan mendorong Airlangga yang telah memiliki 30 anggota itu untuk lebih semangat dan maju lagi sebagai perintis wisata di daerahnya. " Kalau bukan kalian siapa lagi yang akan mengawali gerakan ini, mungkin saat ini kalian belum merasakan manfaatnya, tapi nanti atau lusa atau mungkin kelak anak dan cucu kalian nantinya yang akan menikmatinya kata pak Camat kepada kami, " terangnya mengutip ucapan Camat Tiris. 

Lebih lanjut Indra menjelaskan bahwa Selain dinilai positif kalangan pejabat,  Airlangga juga mendapatkan dukungan dari warga masyarakat desa lainnya yang memiliki potensi wisata serupa maupun potensi alam. Setelah Desa Ranu Agung kini mereka fokus kepada pengelolaan Wisata di Desa Andung Biru yang sebelumnya dikenal adanya situs Budaya Candi Kedaton dan Panorama Kebun teh yang indah. 

"Pengelolaan wisata budaya Candi Kedaton dan perkebunan teh kini sudah semakin baik dan menarik, bersama masyarakat setempat kami telah berbenah dan menyiapkan suguhan wisata baru yang tentu lebih menantang adrenalin pengunjungnya, " ujarnya berpromosi. 

Lebih lanjut Indra menerangkan bahwa adanya fasilitas outbound dan suguhan wisata baru yang baru aja dirilis cukup menarik minat pengunjung, yakni wisata tubing dan beberapa lokasi air terjun di Desa Andung Biru Kecamatan Tiris ini. Agar pengunjung bisa menikmati suguhan ini secara maksimal pihaknya juga telah menyiapkan  paket wisata yang relatif murah dengan sistem "parking ride" . 

"Para pengunjung harus memarkir kendaraannya dan selanjutnya menggunakan sarana transportasi yang telah kami sediakan untuk mengunjungi tempat wisata disini,  bisa menggunakan ojek atau kendaraan roda empat yang mana semua itu adalah milik warga lokal, " jelasnya. 

Tidak cukup itu, Airlangga bersama masyarakat setempat juga menyiapkan beberapa produk olahan sebagai oleh-oleh khas setempat seperti "Kopi Lessong" dan "Teh Rengganis" yang semua itu adalah hasil bumi dari Desa Andung Biru. 

Sementara itu Camat Tiris, Roby Siswanto  di sela-sela giat pengibaran bendera merah putih saat itu, sangat mengapresiasi apa yang tengah dikerjakan oleh Airlangga Adventure ini. Dedikasi tinggi dan rasa cinta tanah air para pemuda ini diharapkan dapat merambah dan menular lebih luas ke seluruh wilayah Desa di Kecamatan Tiris. 
"Kami bersama Forkopimka Tiris senantiasa mendukung dan membantu semaksimal mungkin dalam mensuport aktifitas mereka ini, " ungkapnya. 

Adanya giat pengibaran bendera merah putih di tengah Ranu Agung ini disebutnya sebagai salah satu bentuk support pihak Pemerintah kepada gerakan Airlangga yang dinilai positif ini. Ramainya awak media yang meliput giat ini diharapkan mampu menjadi media promosi yang kuat bagi pengelolaan potensi wisata ini. 

"Selain itu bersama Polri dan TNI dalam hal ini diharapkan akan lebih menumbuhkan semangat patriotisme dan nasionalisme bagi masyarakat kami khususnya, sehingga akan membawa Kecamatan Tiris ke arah yang lebih baik, " pungkasnya.  (dra)
SMPN 1 Besuk Peringati HUT Pramuka ke-56

SMPN 1 Besuk Peringati HUT Pramuka ke-56


Penulis : Dimaz Akbar
Senin 14 Agustus 2017



Probolinggo,KraksaanOnline.com  -  SMP Negeri 1 Besuk, Senin (14/8/2017) pagi menggelar apel bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Pramuka ke-56. Bertidak sebagai pembina apel adalah Camat Besuk sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) Kecamatan Besuk Teguh Prihantoro.

Peringatan HUT Pramuka ke-56 ini mengambil tema Bekerja Untuk Kaum Muda, Mewariskan yang Terbaik Bagi Bangsa. Apel bendera ini diikuti oleh 400 orang peserta terdiri dari para pembina dan pelatih pramuka serta anak didik SMP dan SD yang berada di sekitar SMPN 1 Besuk.  

Dalam sambutannya Camat Besuk Teguh Prihantoro memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada jajaran pembina dan pelatih di seluruh pengurus Kwartir Ranting (Kwaran) dan peserta didik. Karena pramuka ini merupakan penanaman pendidikan karakter kepada peserta didik.

"Banyak nilai-nilai yang diperoleh terkait dengan kegiatan kepramukaan baik itu membangun disiplin diri maupun pengalaman Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka. Meningkatnya kenakalan remaja yang selama ini mengkhawatirkan, penangkal yang sangat positif adalah melalui pramuka," katanya.

Sementara Kepala SMPN 1 Besuk Hari Silowanto menyampaikan ucapan terima kasih karena lembaganya ditunjuk untuk menyiapkan kegiatan apel bendera. "Sebagai tuan rumah kami menyampaikan terima kasih telah dipercaya untuk memfasilitasi kegiatan apel bendera. Tentunya dengan keterbatasan ruang halaman dan sarpras (sarana dan prasarana), kami menyampaikan mohon maaf yang sebesar-besarnya, "ungkapnya.

Sedangkan Penilik Diktara (Pendidikan Kesetaraan dkepada jajaraan Keaksaraan) Kecamatan Besuk Massajo mengaku merasa terpanggil sebagai mantan Ketua Kwartir Ranting (Kwaran) Kecamatan Leces dengan belum adanya Ketua Kwaran definitif untuk tetap mediasi dan fasilitasi sehingga dapat terlaksana kegiatan yang dilakukan melalui proses koordinasi dan komunikasi bersinergi dengan beberapa pihak terkait. Dengan demikian pekerjaan bisa mudah dilaksanakan. 

"Kami menampung aspirasi dan kesan dari para pelaku pramuka sehingga pelaksanaan apel bendera HUT Pramuka bisa sukses dan berjalan dengan penuh hikmat. Tentunya ini menjadi modal besar bagi kami untuk membangun pendidikan non formal/masyarakat akan sangat mudah dilaksanakan di Kecamatan Besuk, "katanya.

Lebih lanjut Massajo mengharapkan agar kolaborasi kegiatan lintas sektor akan menjadi keterpaduan program dan kegiatan untuk melayani masyarakat akan semakin mudah dilaksanakan.

"Ada sebuah pantun, tenda pramuka diikat tali. Tali temali warnanya putih. Kakak pramuka insan peduli, gigih berbakti tanpa pamrih. Salam Pramuka," pungkasnya. (maz)

Sunday, August 13, 2017

Hari ini 794 Calon Jemaah Haji Probolinggo Berangkat Menunaikan Ibadah Haji

Hari ini 794 Calon Jemaah Haji Probolinggo Berangkat Menunaikan Ibadah Haji

Penulis : Mujiono
Minggu 13 Agustus 2017

Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE didampingi suami yang juga anggota DPR RI Komisi VIII Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si melepas Calon Jamaah Haji (CJH)


Probolinggo,KraksaanOnline.com -  Untuk menghormat tamu Allah SWT yang akan melaksanakan ibadah haji ke tanah suci Mekkah, Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE didampingi suami yang juga anggota DPR RI Komisi VIII Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si melepas Calon Jamaah Haji (CJH), Minggu (13/8/2017) di Wisata Religi Miniatur Ka'bah Desa Curahsawoh Kecamatan Gending.

Pemberangkatan CJH ini dihadiri pula oleh Wakil Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko beserta ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Hj. Nunung Timbul Prihanjoko, Anggota Forkopimda dan segenap Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) Kabupaten Probolinggo.

CJH kloter 51 dan 52 sejumlah 794 orang itu diberangkatkan pukul 09.00 WIB di awali dengan kumandang Adzan dan Iqomah oleh Ust Kholisun, dilanjutkan do'a dipimpin oleh Rais Syuriah PCNU Kabupaten Probolinggo KH.  Jamaluddin Al Hariri.

Bupati Tantri menjelaskan ibadah haji memerlukan kesiapan spiritual dan mental sebab ibadah haji merupakan ibadah fisik yang perlu kesiapan kesehatan ekstra. Oleh karenanya,  Pemerintah Kabupaten Probolinggo memberikan fasilitas obat obatan dan petugas medis untuk memantau kesehatan para Jamaah Haji.

"Semoga dengan adanya fasilitas ini nantinya dapat memperlancar pelaksanaan haji baik mulai dari pemberangkatan hingga kembali ke tanah air dan menjadi haji yang mabrur," harap Bupati Tantri. 

Sementara H.  Hasan Aminuddin sebagai anggota DPR RI Komisi VIII yang membidangi masalah haji menyatakan bahwa tugas Komisi VIII memantau pelaksanaan ibadah haji termasuk ketersiadaan makanan, obat obatan dan kesiapan tenaga medis agar supaya para jamaah haji dapat melaksanakan ibadah dengan baik dan lancar.

"Tim pengawas akan terjun langsung ke tanah suci Makkah, agar supaya pelayanan, kenyamanan dan kelancaran dalam melaksanakan ibadah haji selalu mengalami peningkatan dan lebih baik dibanding tahun lalu," jelasnya. (yon) 



Berangkat ke Tanah Suci, Jamaah Haji Siap Lahir Batin

Berangkat ke Tanah Suci, Jamaah Haji Siap Lahir Batin

Penulis : Hendra 
Minggu 13 Agustus 2017




GENDING - “Labbaikallahumma Labbaik... 
Labbaika Laa Syarikalaka Labbaik..... 
Innalhamda Wan Nikmata..... 
Laka Wal Mulk.... 
Laa Syariikalak.... "

Dengan mengumandangkan bacaan “talbiah” nan syahdu, Bupati Probolinggo Hj. P Tantriana Sari, SE didampingi suaminya Drs H Hasan Aminuddin, M.Si dan diikuti oleh segenap pejabat di lingkungan Pemkab Probolinggo melepas belasan bus yang membawa sebanyak 794 rombongan calon jamaah haji (CJH) Kabupaten Probolinggo di wisata religi Miniatur Ka'bah Desa Curah Sawo Kecamatan Gending,  Minggu (13/8/2017) pagi.

"Semoga seluruh jamaah yang akan melaksanakan ibadah haji ini senantiasa diberikan kemudahan, keselamatan dan kesehatan, di maqbulkan segala doanya dan dijadikan haji yang mabrur," katanya sebelum melepas para CJH. 

Pelepasan dan pengantar CJH menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya ini adalah salah satu puncak dari segenap perhatian dan fasilitas yang diberikan Pemkab Probolinggo terhadap warga masyarakatnya yang hendak melaksanakan ibadah haji.

Dalam persiapan akhir ini Bupati Tantri menegaskan bahwa tentang pentingnya kesiapan spiritual ataupun mental di dalam pelaksanaan ibadah haji. Menurutnya hal tersebut sudah tidak perlu dikhawatirkan lagi karena semua CJH sudah siap lahir dan batin. 

“InsyaAllah untuk kesiapan ini Pemkab Probolinggo bersama Kemenag Kabupaten Probolinggo sudah ikhtiar maksimal baik dalam manasik dan bimbingan-bimbingan yang lain yang dilakukan oleh KBIH, "tandasnya. 

Selain itu kata Bupati Probolinggo, persiapan fisik dan kesehatan juga sangat penting untuk diperhatikan. Oleh karena itu Pemkab Probolinggo telah mengamanahkan sejumlah obat-obatan dan vitamin kepada para dokter dan perawat yang bertugas. Harapannya dengan bantuan itu para CJH Kabupaten Probolinggo senantiasa sehat lahir dan batin. 

"Jaga kesehatan karena perjalanan 40 hari ini adalah perjalanan fisik yang membutuhkan kesiapan dan kesehatan fisik yang prima. Dilaporkan saat ini di Mekah suhunya berkisar antara 47-50 derajat celcius,  ini yang perlu diantisipasi dan diwaspadai," pungkasnya. 

Kesiapan ini terlihat di salah satu rombongan CJH yang berada di bus nomor 01. Rombongan yang dipimpin oleh Ketua Rombongan (Karom) Nurul Yakin, yang saat itu seluruh anggotanya nampak siap, fit dan penuh keyakinan. Ada beberapa hal yang harus dia pastikan tidak lupa dibawa  sebelum seluruh anggotanya ini berangkat. 

“Persiapan penting pertama adalah perlengkapan administrasi yaitu paspor dan tas perlengkapan pribadi jamaah serta obat-obatan pribadi. Karena ini adalah faktor pendukung untuk kelancaran selama ibadah haji, jelasnya.

Adanya beberapa jamaah yang sudah cukup berumur di dalam rombongannya itu tidak menjadi kendala baginya dan para ketua regu (karu). Menurut dia, selama semuanya kompak dan sabar,  apa yang akan menjadi kendala dan keluhan jamaah insyaAllah akan bisa diatasi. 

Selain itu,  pihaknya bersama Karom dan Karu lainnya juga telah menyiapkan kiat-kiat khusus untuk tetap menjaga kebersamaan dan kondusifitas CJH Kabupaten Probolinggo." Kami sudah terhubung di dalam grup WhatsApp (WA). Hal ini sebagai salah satu media kami dalam berkoordinasi antar satu dan lain demi menjaga keutuhan dan solidaritas jamaah Kabupaten Probolinggo," tandasnya. 

“Harapan kami selaku Karom dan Karu, semua jamaah Kabupaten Probolinggo diberi keselamatan,  lancar dalam ibadah, selalu sehat walafiat dan sabar semuanya. Kembali ke tanah air, kembali ke Kabupaten Probolinggo dalam keadaan sehat wal'afiat tanpa kekurangan suatu apapun, "pungkasnya. (dra)

Saturday, August 12, 2017

Pengobatan Gratis, Temukan Ratusan Warga Mengidap ISPA

Pengobatan Gratis, Temukan Ratusan Warga Mengidap ISPA

Penulis : Firman
Sabtu 12 Agustus 2017


Probolinggo,KraksaanOnline.com – Memasuki pancaroba kali ini, sebgaian besar kesehatan warga mulai terganggu. Terbukti di tiga Desa, di Kecamatan Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo, mulail tersrang gangguan pernafasan alias Ispa. Selain di situ daerah rawan kekeringan, dampak angin juga menyebabkan timbulnya penyakit.

Hal itu diketahui saat Polres Probolinggo, menggelar kegiatan pengobatan massal gratis dalam rangka HUT RI ke-72 di Balai Desa Pasembun, Kecamatan Kotaanyar. Dalam kegiata itu, ratusan warga dari tiga Desa tetangga yang yang hadir, yakni Desa Curah temu, Desa Talkandang dan Desa Tambak Ukir.

Ada sekitar 200 orang yang melakukan pemeriksaan kesehatan gratis yang diadakan Polres Probolinggo tersebut, termasuk warga yang sudah lanjut usia (lansia).dari hasil pemeriksaan tim medis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo dan Dokes Polres Probolinggo, dari 200 orang tersebut, 60 persen menderita penyakit saluran pernafasan (ISPA).

“Sakit yang dirasakan atau dikeluhkan dominan ISPA. Itu karena kondisi cuaca pada musim kemarau yang masih turun hujan. Ada juga yang karena lansia, mengeluhkan meriang serta darah tinggi,” ujar Paurkes Polres Probolinggo Aiptu Hendro Winarno.

Dia menjelaskan untuk penanganan ISPA ini, pihaknya menerjukan belasan tenaga medis hasil kerjsama dengan Dinkes, Puskesmas, dan pemerintah Desa Pasembun. Hasilnya nyaris sekitar 200 warga yang terdata, seluruhnya berhasil ditangani dan diberikan obat-obatan medis guna mengatasi dan menyembuhkan penyakit ISPA itu.

“Ribuan butir obat penghilang nyeri serta penurun demam kita telah bagikan pada warga, agar sedikit meringankan keluhan pernafasan yang mereka alami,”ujarnya.

Sementara itu, Camat Kotaanyar, Ponirin mengaku sangat berterima kasih atas kepedulian Polres Probolinggo dalam menangani dan membantu penyebaran penyakit ISPA yang kerapkali datang ditengah terjadinya anomali cuaca seperti saat in.

“Pengobatan gratis ini kami sambut antusias, karena sangat bermanfaat bagi warga yang tidak mampu dan membutuhkan penanganan medis ringan,”tandasnya.(fir)


Editor: Dicko



Korban Tipu Berkedok CPNS Pelaku Suami-istri Ini Bertambah 10 Orang

Korban Tipu Berkedok CPNS Pelaku Suami-istri Ini Bertambah 10 Orang

Penulis:Zainal
Sabtu 12 Agustus 2017


Probolinggo,KraksaanOnline.com – Kasus penipuan CPNS dilingkungan Kabupaten Probolinggo, yang dilakukan sepasang Suami istri (pasutri) Reza bin Ali dan Umila, warga Kota Probolinggo, kini korbannya bertambah menjadi sepuluh orang selama dua hari sejak tertangkapnya dua pelaku tersebut, Jumat (11/8/2017).
 
Kali ini kembali ada dua korban yang mendatangi Mapolres Probolinggo. mereka mengaku mengalami kerugian Rp 5 juta dan Rp Rp 11 juta. Dua korban ini dijanjikan menjadi Satpol PP di Pemkab Probolinggo. Dua korban Abdul Ghofur (22) dan syafi’i (25) mengaku tergiur dengan biaaya murah yang diiming-imingi oleh pelaku Reza.
 
Sepuluh korban ini rata-rata berasal dari Kabupaten Pprobolinggo. Selain Sujito, dengan kerugian Rp 31 juta, dan dua korban ini. tujuh orang korban lainnya yakni Titi Murni, kerugian Rp 45 juta. Fathur Rosida, kerugian Rp 32 juta. Anis Sundari, Kerugian Rp 44 juta. Salinsulastro, kerugian Rp 86 juta, Arik Safitri, kerugian Rp 20 juta. Aliman, kerugian Rp 35 juta. dan Ummi Kulsum , kerugian Rp 2 juta.
 
Sementara itu menurut Kapolres Probolinggo AKBP Arman Asmara Syarifuddin, melalui Kasat Reskrim Polres Probolinggo AKP Hariyanto Rantesalu, mengatakan kini ada total sepuluh korban yang melaporkan kejahatan penipuan yang dilakukan oleh pasutri tersebut. Total kerugian Rp310 juta.  Sementara ini belum ada pengakuan ada tersangka lain.
 
“Terkait pencatutan nama Sekda Kabupaten Probolinggo, diketahui pelaku mengajak korban ke rumah Sekda, demi meyakinkan bahwa ia kenal dengan Sekda. Ini masih kammi dalami, apakah ada pelaku lainnya dibalik pelaku pasutri ini. Untuk sementara berdasarkan pengakuan dua pelaku, uangnya digunakan untuk kebutuhan pribadi,”terang Kasat Hariyanto, Sabtu (12/8/2017).(znl)

Editor: Firman