Jumaat, 15 Disember 2017

Komplotan Ini Merampok Rumah Penjual Bensin karena Tidak Dikasih Ngutang

Komplotan Ini Merampok Rumah Penjual Bensin karena Tidak Dikasih Ngutang

Penulis : Wicahyo
Jum'at 15 Desember 2017

Probolinggo,KraksaanOnline.com – Tiga Pemuda ini harus berurusan dengan Satreskrim Polres Probolinggo, setelah nekat merampok rumah seorang penjual bensin di Desa Rambaan, Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo, Jumat (15/12/2017).

Dari pengakuan para pemuda yang telah ditetapkan sebagai terasangka ini, ia sengaja dan nekat merampok, mereka dendam kepada pemilik kios bensin, gara-gara tidak dikasih ngutang bensin oleh korban yang bernaa Suren (45).

Dari pengakuan salah satu tersangka yang menjadi biang keladi atas aksi perampokan ini yakni Bunarto, ia dendam kepada korban, karena mau ngutang l liter bensin tidak dikasih oleh korban, saat itu tersangka Bunarto, tidak punya uang. Karena dia jengkel dan malu, akhirnya ia nekat mengajak teman-temannya untuk merampok rumah korban 2 hari kemudian.

Pelaku tidak hanya tiga orang saja, melainkan ada enam orang. tiga pelaku berhasil diamankan dan ditetapkan tersangka. Sedangkan tiga pelaku lainnya masih sebagai daftar pencarian orang (DPO).

Kapolres Probolinggo AKBP Fadly Samad, megnungkapkan, korban ditodong dengan celurit dan diikat sehingga korban tak berdaya. Dengan leluasa para tersangka mengacak-acak rumah korban, dan berhasil menggondol dua buah gelang dan kalung emas, HP dan uang tunai sebanyak Rp 5 juta.

“Aksi ini jyang menjadi eksekutornya adalah Bunarto, ia yang mengajak teman-temennya itu. Bunarto, sendiri merupakanseorang residivis pencurian motor beberapa tahun lalu. Motifnya adalah dendam, karena tidak dikasih ngutang bensin oleh korban, sehingga para tersangka ini nekat melakukan perampokan di rumah korban. Para tersangka diamankan di rumah masing-masing,”terang Kapolres Fadly.

Polisi mengamankan barang bukti dari tangan tersangka berupa berupa dua bilah celurit yang digunakan tersangka, serta 1 buah celana pendek dan baju kotak-kotak.”Para tersangka ini diancam pasal 365 KUHP dengan hukuman maksimal 9 tahun penjara,”tegasnya.(wcy)


PMI Kab Probolinggo Gelar  Operasi Katarak Gratis

PMI Kab Probolinggo Gelar Operasi Katarak Gratis

Penulis : Mujiono
Jum'at 15 Desember 2017
Baksos PMI Kab Probolinggo dengan pemeriksaan mata, pemberian kacamata dan penanganan operasi katarak secara gratis di halaman Eks Kantor Bupati Probolinggo di Kecamatan Dringu. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ketua PMI Kabupaten Probolinggo Asy’ari, Kamis (14/12/2017)

Probolinggo,KraksaanOnline.com –  Untuk meningkatkan kesehatan mata para lansia miskin, PMI Kabupaten Probolinggo mengadakan bakti sosial berupa pemeriksaan mata, pemberian kacamata dan penanganan operasi katarak secara gratis di halaman Eks Kantor Bupati Probolinggo di Kecamatan Dringu. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ketua PMI Kabupaten Probolinggo Asy’ari, Kamis (14/12/2017).

Kegiatan pemeriksaan mata, pemberian kacamata dan penanganan operasi katarak secara gratis ini bekerja sama dengan tenaga medis dari Yayasan Kemanusiaan Indonesia Bali/John Fawcett Foundation (JFF) didukung oleh tenaga medis dari PMI, Dinas Kesehatan (Dinkes), Perdami serta puskesmas perwakilan tiap-tiap kecamatan dan STIKes Hafshawati Zainul Hasan Genggong.

Peserta yang sudah mendaftar mencapai 2.260 peserta. Sedangkan untuk 300 peserta melakukan screening dengan tujuan untuk menentukan tingkat kelayakan penyakit mata katarak. Sementara program kesehatan mata melalui operasi mata katarak ditentukan jumlahnya sebanyak 200 orang dan pelaksanaan operasi dimulai pada hari Jum’at (14/12/3017).

Pelaksanaan screening penyakit mata yang terindikasi menderita katarak untuk lansia miskin penanganan operasinya hanya 200 orang pasien di tahun 2017. Dari hasil pemeriksaan 2.260 peserta nantinya saat pelaksanaan screening selama 4 (empat) hari hingga melebihi dari 200 peserta, selebihnya akan didata dan akan dilaksanakan operasi katarak pada bulan Maret 2018 mendatang.

Dari hasil screening akan dikelompokkan sesuai jenis penanganannya. Yakni pasien menderita penyakit mata terindikasi katarak yang ditangani khusus melalui operasi dan pasien yang terindikasi bukan katarak yang akan mendapat pengobatan bukan operasi sekaligus penderita akan mendapatkan kacamata gratis.

Ketua PMI Kabupaten Probolinggo Asy’ari menjelaskan, terselengaranya bakti sosial (baksos) Peduli Mata ini baru pertama kali dilaksanakan dan terencana akan dilaksanakan setiap tahun. Kegiatan ini merupakan program Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE tentang program pelayanan kesehatan secara gratis bagi masyarakat miskin.

Sementara Ketua Panitia Baksos Ismail Pandji menyampaikan, pelaksanaan screening penderita penyakit mata dimulai pada Kamis hingga Minggu (14-18/12/2017). Untuk Kamis dilaksanakan screening kepada 300 orang peserta, khusus penyakit mata katarak. Kegiatan Baksos ini dilaksanakan hingga Senin (18/12/2017) dan pemeriksaan serta pelaksanaan operasi katarak dimulai Jum’at (15/12/2017). (y0n)



Khamis, 14 Disember 2017

Pemkab Gelar Workshop Desa/Kelurahan Siaga Aktif

Pemkab Gelar Workshop Desa/Kelurahan Siaga Aktif

Penulis : Dimaz Akbar
Kamis 14 Desember 2017

Probolinggo,KraksaanOnline.com –  Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo, Kamis (14/12/2017) menggelar workshop desa/kelurahan siaga aktif di ruang pertemuan Tengger Kantor Bupati Probolinggo.

Kegiatan yang dibuka oleh Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko ini diikuti oleh 165 orang peserta yang terdiri dari lintas sektor dan lintas program serta puskesmas se-Kabupaten Probolinggo.

Hadir dalam kesempatan tersebut Hj. Nunung Timbul Prihanjoko, Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo dr. Shodiq Tjahjono, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Probolinggo Heri Sulistyanto, para Camat dan Kepala Puskesmas di Kabupaten Probolinggo.

Wabup Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko menyampaikan bahwa desa/kelurahan siaga aktif sebagai suatu desa/kelurahan yang memiliki kesiapan sumberdaya dan kemampuan untuk mencegah dan mengatasi masalah-masalah kesehatan (bencana dan kegawatdaruratan) secara mandiri.

“Pengembangan desa/kelurahan siaga sampai dengan saat ini masih banyak kita temui berbagai masalah dan hambatan. Di sisi lain masih belum memasyarakat istilah desa/kelurahan siaga sehingga belum banyak dikenal di kalangan masyarakat maupun pejabat pemerintah,” katanya.

Menurut Wabup Timbul, untuk pengembangan desa/kelurahan siaga aktif melalui workshop ini bertujuan untuk menyamakan pemahaman dalam konsep desa siaga sehingga langkah-langkah dalam pengembangan ke depan dapat berjalan secara lebih berhasil guna dan berdaya guna. Serta target betul-betul bisa dicapai secara bersama-sama.

“Desa/kelurahan siaga merupakan tanggung jawab kita bersama baik pemerintah daerah, lintas sektor, swasta dan utamanya adalah masyarakat sebagai konsekuensi bahwa desa siaga sebagai upaya kesehatan bersumberdaya masyarakat (UKBM). Yakni, dari, oleh dan untuk masyarakat,” pungkasnya.

Sementara Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo dr. Shodiq Tjahjono mengungkapkan dengan adanya desa/kelurahan siaga aktif maka penduduk akan mudah mendapatkan pelayanan kesehatan dasar.

“Selain itu penduduk dapat mengembangkan UKBM dan melaksanakan survailans berbasis masyarakat, kedaruratan kesehatan dan penanggulangan bencana serta penyehatan lingkungan,” katanya.

Menurut Shodiq, desa/kelurahan siaga aktif ini bertujuan untuk mengembangkan kebijakan pengembangan desa dan kelurahan siaga aktif di setiap tingkat pemerintahan. “Serta meningkatkan komitmen dan kerjasama semua pemangku kepentingan mulai dari pusat, provinsi, kabupaten, kecamatan, desa dan kelurahan untuk pengembangan desa dan kelurahan siaga aktif,” jelasnya.

Shodiq menambahkan pada tahun 2016, jumlah desa/kelurahan siaga aktif dari 330 desa/kelurahan di Kabupaten Probolinggo 4,85% belum aktif dan sisanya sudah aktif dengan perincian Pratama 83,64%, Madya 10,91% dan Purnama 0,61%. Tahun 2017, yang belum aktif sebanyak 28,92%. Sementara yang sudah aktif terdiri dari Pratama 56,75%, Madya 13,49% dan Purnama 1,04%. Hingga saat ini masih belum ada yang mandiri, tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Timbul didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Hj. Nunung Timbul Prihanjoko ini menyerahkan hadiah berupa tropy, piagam dan uang pembinaan kepada para pemenang Health Award, Lomba Desa/Kelurahan Siaga Aktif dan Lomba Bagas Tahun 2017.(maz)


Polres Probolinggo Sidak Swalayan dan Pasar Tradisional

Polres Probolinggo Sidak Swalayan dan Pasar Tradisional

Penulis : Roby
Kamis 14 Desember 2017

Probolinggo,KraksaanOnline.com –  Menjelang perayaan natal dan tahun baru Polres di jajaran Polda Jatim melakukan pemantauan kesiapan pangan, dengan pelaksanaan operasi pasar. 

Operasi Pasar tersebut merupakan arahan Kapolri dan Kapolda Jatim guna menjaga stabilitas harga kelancaran distribusi komoditi pokok pangan yang disampaikan dalam Video Confrence pada Senin, 11/12/ 2017 lalu. 

Untuk menindaklanjuti arahan tersebut, Kapolres Probolinggo, AKBP Fadly Samad SH, SIK, MH, MSi., mengatakan telah dibentuk Tim Satgas pangan yang personil didalamnya sebagai garda terdepan dari fungsi Satreskrim Polres Probolinggo melaksanakan Operasi Pasar, Kamis (14/12/2017). 

Operasi Pasar tersebut dipimpin oleh Kabag Ops Polres Probolinggo Kompol Heri Susanto HS, S.H serta melibatkan fungsi pendukung dari Urkes Polres Probolinggo berikut melibatkan pihak Disperindag serta Dinkes kabupaten Probolinggo. 

“Operasi pasar dilakukan untuk menindaklanjuti arahan dari pimpinan dengan tujuan menjaga kestabilan harga dan kualitas barang yang beredar,” ungkap Fadly Samad. 

Dalam operasi pasar tersebut beberapa tempat yang didatangi diantaranya Swalayan Soponyono di Kecamatan Semampir Kota Kraksaan, dimana Swalayan ini termasuk berskala besar dalam keluar masukkanya barang barang yang diperjual belikan serta sudah menjadi sasaran kulakan bagi toko toko kecil di berbagai desa wilayah Kecamatan Kraksaan dan sekitarnya. 

Fadly Samad menyebut operasi pasar setelah dari Swalayan Soponyono juga dilakukan di Pasar Tradisional Semampir Kecamatan Krakasaan. 

Dalam pelaksanaan operasi pasar tim Satgas Pangan, melakukan pengecekan semua barang yang diperdagangkan untuk dicek Jumlah, Kualitas dan Masa Berlaku, khususnya pada obat - obatan dan makanan atau Snack. 

“tidak diketemukan adanya barang yang kadaluarsa, kesemua barang yang diperiksa kualitasnya normal dan layak serta tidak ada penimbunan, kedepan Tim Satgas Pangan Polres Probolinggo, tetap akan melaksanakan Monitoring ” tambahnya.(rob/hms)


Hanna Annisa Akhirnya Akui Video Mesum Dibuat Bersama Mantan Pacar, Ini Lokasinya

Hanna Annisa Akhirnya Akui Video Mesum Dibuat Bersama Mantan Pacar, Ini Lokasinya

Kamis 14 Desember 2017

Probolinggo,KraksaanOnline.com –  Dilasir dari bangkapos.com Setelah tersebarnya video mesum yang menampilkan wanita diduga Hanna Anissa, nama tersebut sempat menempati deretan teratas pada mesin pencarian Google.

Warganet rupanya berbondong-bondong berusaha mencari tahu kebenaran akan identitas wanita tersebut.

Namun, nyatanya belum ada konfirmasi resmi dari pihak yang terlibat dalam video maupun pihak-pihak lain yang terkait dalam kehidupan Hana Anisa.

Kabar mengenai identitas wanita itu pun hingga kini masih simpang siur. 

Beberapa pemberitaan mengabarkan terdapat banyak video dan akun palsu saat warganet mengetikkan nama Hana Anissa pada media sosial (medsos).

Tidak ditemukannya akun medsos Hana Anisa mengindikasikan bahwa usernamenya telah diubah atau bahkan akunnya telah dihapus.

Namun begitu, satu akun medsos Hanma Anissa masih dapat diakses hingga kini.

Dilihat dari unggahan terakhirnya pada Rabu (7/9/2016), Hana Anisa tampaknya sudah lama tidak menggunakan akun tersebut.

Namun terdapat satu petunjuk identitas mengenai jurusan kuliahnya yang tertulis pada cuitannya.

Dari cuitan yang diunggah pada Selasa (2/8/2016), Hana Anisa menyebutkan dirinya berkuliah di jurusan Krimonologi.

Pernyataan tersebut tertulis pada cuitan yang terhubung pada akun ask.fm-nya.

Namun, akun ask.fm Hanna Anissa rupanya sudah tidak tersedia lagi saat dicoba untuk diakses.

Pada Rabu (16/3/2016) dirinya juga memberi saran pada seorang warganet yang menanyakan kiat untuk menjadi mahasiswa di tempatnya mengenyam pendidikan kuliah, yang adalah universitas terkemuka di Indonesia.

Hal tersebut dikonfirmasi oleh cuitannya pada Minggu (6/3/2016) saat ditanya seorang warganet mengenai universitasnya.

Pada akun Twitter-nya itu, ia juga mencantumkan username Instagramnya di tampilan profil.

Username akun Instagram keduanya tidak dapat ditemukan.

Sedangkan akun pertamanya masih aktif dan diatur tanpa fitur pengamanan, sehingga tanpa mengikutinya, netizen dapat melihat unggahan akun tersebut.

Di akun diduga milik Hanna Anissa itu terdapat dua foto yang diunggah pada Kamis (26/10/2017) pagi.

Pada keterangan dua unggahan itu dituliskan kalimat panjang berisi klarifikasi dari pemilik akun.

KLARIFIKASI

Dari sekitar 2-3 bulan yang lalu, banyak orang yang tiba-tiba follow saya & DM saya, mencoba untuk mengkaitkan saya sama suatu video asusila. Saya tadinya gatau itu video apa, video siapa, tapi orang-orang langsung mengolok - olok saya secara kurang ajar seolah-olah wanita yang ada di video adalah saya dan pria nya adalah cowo saya.

Lama kelamaan follower dan DM makin meledak sampai ada yg kirim cuplikan video tersebut. Saya sudah klarifikasi personal sama semua orang yg tanya & nuduh itu saya, dan saya memang gamau ambil pusing dan ngurusin ini lebih jauh. Tapi ternyata ini ga makin reda, malah makin meledak dan identitas saya makin disalahgunakan.

Saat ini sudah ada 2 video yg dikaitkan ke saya dan cowo saya dan berdampak parah ke nama saya, cowo saya, dan orang-orang terdekat saya.

Bahkan sampai ada belasan fake account yang mengaku-ngaku sebagai saya dan di dlm account itu mengclaim bahwa saya dan cowo saya adalah pelaku dalam video itu. Saya sudah coba sebisa mungkin klarifikasi secara personal ke banyak orang, tapi klarifikasi saya tidak sampai ke banyak orang ini, sehingga saya merasa perlu klarifikasi di account instagram saya sendiri untuk meluruskan semuanya.

Sebelumnya, saya ingin konfirmasi bahwa ini adalah satu-satunya account saya, dengan username yang sama seperti yang disebarkan dimana-mana.
Pertama, saya TIDAK PERNAH membuat video semacam itu bersama siapapun, termasuk cowo saya yang sekarang.

Kedua, saya punya bekas luka operasi angkat tumor yg cukup besar di bagian dada sejak lama. Di kedua video tidak ada bekas luka di tubuh wanita tersebut.

Ketiga, banyak kemungkinan lain yang bisa menyebabkan orang langsung percaya bahwa yang di video adalah saya. Bisa karena ada orang yang memang mirip (apalagi menilai di Indonesia ada lebih dari 200juta orang), bisa karena editan, dan lain-lain.

Saya yakin orang banyak langsung mengira bahwa itu saya karena mereka langsung disuguhi video beserta capture an foto, instagram, dan identitas saya sehingga mereka langsung menelan bulat-bulat informasi yang salah tsb tanpa peduli kebenarannya dan dampak dari tindakan mereka thd saya.

Sayangnya unggahan tersebut tidak bertahan lama dan sudah dihapus di hari yang sama.

Akun itu pun juga sudah kembali dikunci, sehingga hanya bisa ditengok oleh para pengikutnya.

Belum diketahui pasti apakah akun Instagram tersebut benar-benar dioperasikan oleh Hana Anisa.

Dalam pemeriksaan di Mapolresta Depok, Jumat (27/10/2017), alumni Universitas Indonesia dan Institut Teknologi bandung (ITB) tersebut membantah kalau pemeran dalam video tersebut adalah diri mereka. 

Kepada penyidik keduanya yang diperiksa terpisah, kompak membantah bahwa orang di video mesum itu adalah dirinya.

Hal ini tampaknya sejalan dengan temuan awal polisi sebelumnya saat mencocokkan foto HA dengan dua video mesum yang beredar, dimana tidak ditemukan ada kecocokan wajah.

"Kami sudah meminta keterangan HA dan Farhan untuk diklarifikasi atas video mesum yang beredar. Mereka membantah dan menyatakan orang di video itu bukan mereka," kata Kasat Reskrim Polresta Depok Komisaris Putu Kholis Aryana, Sabtu (28/10/2017).

Meski begitu kata Putu pihaknya masih akan menyelidiki kembali dengan menghadirkan saksi ahli.

Dari sana akan dilihat apakah keterangan saksi ahli sejalan dengan bantahan keduanya atau justru berseberangan.

Sebelumnya Putu mengatakan fakta yang mereka temukan dari penyelidikan awal saat mencocokkan wajah pemilik instagram atas nama HA, dengan sosok yang ada dalam video tersebut memang tidak ditemukan ada kecocokan atau kemiripan wajah.

"Tidak ada kesamaan wajah perempuan dalam video dengan wajah pada instagram milik HA yang merupakan alumnus kampus negeri tersebut."

"Dua hari kami teliti dua gambar itu dan tidak menemukan kesamaan wajah. Namun untuk memastikan akan kami dalami dengan bantuan penyidik dari Cyber Mabes Polri atau Polda Metro Jaya," kata Putu.

KEDUANYA SUDAH MENGAKUI

Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Putu Kholis Aryana mengatakan, alumnus Universitas Indonesia Depok, Hanna Annisa (HA) mengakui bahwa pemeran wanita dalam video porno yang sempat viral beberapa waktu lalu adalah dirinya.

Sementara itu, pemeran prianya berinisial HFZ yang merupakan mantan pacar HA.

"Iya (HA mengakui), HFZ juga. Pengakuan pas pemeriksaan bulan November kemarin," ujar Putu saat dihubungi, Rabu (13/12/2017).

Putu menyampaikan, pada pemeriksaan awal, keduanya sempat membantah bahwa pemeran video mesum itu adalah mereka. Namun, begitu ditunjukan bukti otentik, keduanya tak bisa mengelak.  

"Dari tim kedokteran, ada ciri-ciri khusus (HA dan HFZ)," kata Putu.
Putu menambahkan, video tersebut dibuat di Depok.

Menurut dia, perekaman adegan dalam video itu terjadi dua tahun lalu.

 "Video ini kan baru diakui oleh kedua pemeran ini baru kemarin. Dan peristiwa perekaman ini sudah dua tahun yang lalu, di Depok," ucap dia.

Meski HA dan HFZ terbukti sebagai pemeran dalam video tersebut, Putu mengatakan bahwa status mereka masih sebatas saksi.

"Masih kita proses. Sementara masih saksi. Kami masih melengkapi bukti lain," ujarnya.

Hastag Hanna Annisa sempat menjadi trending topik mengalahkan nama Presiden Joko Widodo maupun SBY dan Anies Baswedan karena peredaran video mesum berdurasi 2,5 menitnya yang viral.

Sementara itu, usai diperiksa polisi Jumat malam, Farhan sempat memberikan pernyataan ke awak media.

Dalam pernyataannya sambil menunjukkan bukti, Farhan mengatakan ia sempat diperiksa oleh tim dokter Polresta Depok untuk melihat ciri tubuh pria di video dengan dirinya. (*)