Bapak dan Anak Tewas Usai Terseret Bus 50 Meter, Bus Diduga Ugal-ugalan

Penulis : Firman
Kamis 13 Juli 2016

Probolinggo - Akibat sopir bus ugal-ugalan, bus Akas jurusan Surabaya-Banyuwangi menyasak mobil panther dan sepeda motor di pertigaan pantura Pajarakan. Akibatnya, dua pengendara sepeda motor tewas di tempat kejadian, dengan kondisi kepala pecah, Kamis (13/7/2016) sore.

Dua korban tewas adalah Muhyi (38), Raka (8) warga Klaseman, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, yang merupakan bapak dan anak. Korban Raka, tewas saat tubuhnya terseret moncong bus sejauh 50 meter, usai melindas korban Muhyi.

Kecelakaan maut yang menelan dua korban jiwa ini terjadi di pertigaan jalur pantura Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, saat lalu lintas ramai.

Kecelakaan ini melibatkan tiga kendaraan, yakni bus Akas jurusan Surabaya-Bayuwangi, mobil Panther nopol AG 1720 RE hingga mengalami rusak parah bagian moncong kanan depan dan sepeda motor Vario yang dikendarai dua korban nopol N 2859 ME nyaris tak berwujud.

Informasi yang dihimpun di tempat kejadian menyebut, sopir bus mengendarai kendaraanya ugal-ugalan dari arah barat, dengan kecepatan tinggi. Sebelum di pertigaan Pajarakan, bus nopol N 7375 US yang dikendarai Maryono (33) asal Wonoasih, Kota Probolinggo itu, berada di lajur selatan, dan mendahului beberapa kendaraan dari arah yang sama.

“Saat bersamaan, datang mobil panther dan sepeda motor dari arah selatan pertigaan Pajarakan, hendak belok ke arah barat. Nah, saat belok itulah, mobil panther dan sepeda motor disasak bus,”kata Harto, salah satu warga saksi mata.

“Bus itu ugal-ugalan, padahal di pertigaan ini lalu lintas sedang ramai, anaknya terseret sekitar 50 meter bersama motornya posisi di bawah bus,”aku Samsul Anam, seorang saksi mata.

Kejadian ini langsung di tangani unit Laka Lantas Polres Probolinggo, dan langsung melakukanolah TKP. Dua korban langsung dilarikan ke RSUD Waluyo Jati Kraksaan.

“Dua orang meninggal dunia di lokasi kejadian, yang disebabkan sopir bus ugal-ugalan, kami masih melakukan penyelidikan atas kasus ini,”tegas Kasat Lantas Polres Probolinggo, AKP Bambang Soegiarto, saat dilokasi.

Kecelakaan ini mengakibatkan kemacetan panjang dari tiga arah, yakni dari arah barat ke timur dan selatan pertigaan Pajarakan. Kemacetan di jalur pantura Surabaya-Situbondo sepanjang sekitar 1 kilometer.

Laporan : Firman
Editor    : Dicko

Post a Comment

14 Comments

  1. Mentang2 kendaraan besar,seenakx aja sopir bus itu,mau menguasai jalan,emangx jalan tu punya nenek moyang lho( sopir bus )

    ReplyDelete
  2. Kok gak dimasa ae supir ugal kayak gitu,hukum seumur hidup/hukum mati ae org kayak gtu

    ReplyDelete
  3. Semoga korban yg meninggal mendapatkan tempat yg layak di sisiNya...
    Aminnnn

    ReplyDelete
  4. Supir anjing itu nama.a udah tau jalan umum masih saja ugal2an kayak jalan nenek mohang.a aja...bunuh aja tuch supir.a..bajingan...

    Turut berduka buat keluarga korban semoga di beri ktabahan..
    dan korban semoga tenang di sisinya...
    amiiin

    ReplyDelete
  5. Memng sangat sering mobil akas ugal2an. Gak mikir pengendara sepeda.

    ReplyDelete

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.