Bupati Probolinggo Terima Penghargaan K3 dari Gubernur Jatim

Penulis. : Saifullah
Selasa, 21 Februari 2017



Probolinggo,KraksaanOnline.com - Bupati Probolinggo Hj. Tantriana Sari, SE kembali menerima penghargaan dari Gubernur Jatim. Kali ini penghargaan di serahkan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Timur di Surabaya.

Di berikannya penghargaan itu, karena Bupati Tantri dinilai telah berhasil melakukan pembinaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) terhadap para pekerja perusahaan-perusahaan di Kabupaten Probolinggo.

Atas keberhasilan itulah Wakil Gubernur Jawa Timur Syaifullah Yusuf menganugrahkan penghargaan Pembina K3 Tahun 2017 kepada Bupati Probolinggo di Jatim Expo Surabaya, Selasa (21/2/2017).

Penghargaan tersebut, diharapkan supaya mampu untuk menjadi momentum dalam upaya meminimalisir sekaligus mencegah terjadinya kecelakaan kerja yang dapat merugikan semua pihak.

Tahun ini penghargaan kecelakaan kerja nihil (zero accident) diberikan kepada 9 perusahaan di Kabupaten Probolinggo. 9 perusahaan itu ialah, PT PJB UP Paiton, PT YTL JT, PT IP MOMI, PT MARITIM BATUBARA PERTAMA, PT HM SAMPOERNA, Tbk SKT PLANT Kraksaan, PT PJB UBJ O&M PAITON.

Sementara untuk Penerima P2HIV-AIDS, di berikan pada PT SECCO NUSANTARA. Kemudian untuk Penerima SMK 3 AWARDS yaitu PT YTL JT dan PT IP MOMI

Wakil Gubernur Jatim Syaifullah Yusuf mengatakan kesadaran akan pentingnya penerapan K3 di lingkungan kerja tidak hanya menghindarkan diri dari kecelakaan kerja, namun dapat meningkatkan aspek perlindungan pekerja dan menambah produktifitas, kesejahteraan pekerja.

”Apalagi, jumlah tenaga kerja di Jatim sebanyak 3.054.461 orang, dengan rincian 3.049.947 orang merupakan WNI dan sejumlah 4.514 orang Warga Negara Asing (WNA) berstatus legal/resmi,”jelasnya

Bupati Probolinggo Hj P Tantriana Sari, SE menyebutkan, kalau keselamatan kerja, merupakan tanggung jawab bersama antar semua pihak.

"Semua pihak harus terlibat secara optimal dalam penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja, di tempat kerja guna mengurangi kecelakaan kerja dan akibat penyakit kerja ", jelas Bupati Tantri. (*)

Laporan : Saifullah
Editor.    : Renis

Post a Comment

0 Comments