Bupati Tantri Tegaskan, Gudang Harus Ambil Tembakau Probolinggo

Penulis : Agam Ubaidillah
Kamis,  11 Mei 2017



Probolinggo,KraksaanOnline.com - Bupati Probolinggo Hj P Tantriana Sari mewajibkan para gudang tembakau, untuk membeli tembakau lokal petani Kabupaten Probolinggo. Hal itu dilakukan, supaya petani tembakau tidak terjadi  kegaduhan lagi di tahun ini.


Menurut Bupati Tantri, siapapun boleh berinvestasi di Kabupaten Probolinggo. Bahkan pihaknya siap untuk mengizinkan pengusaha membangun gudang di daerahnya. 


"Saya tegaskan, gudang tembakau di sini tak boleh mengambil tembakau dari luar daerah, seperti Jember dan daerah lain,"ungkap Bupati Tantri di hadapan ribuan petani tembakau se-Kabupaten Probolinggo dalam kegiatan penetapan area tanam tembakau 2017 di Gedung Islamic Center, Rabu (10/5/2017).


Dengan pernyataan itu, membuat Ribuan petani bertepuk tangan. Mereka juga menyatakan setuju atas keputusan Bupati Tantri ini, untuk mewajibkan gudang membeli tembakau petani dalam daerah.


Maklum, harga tembakau pada tahun-tahun sebelumnya sering rendah. Hal itu disebabkan sejumlah gudang tembakau di Kabupaten Probolinggo membeli tembakau dari luar daerah.


Petani tembakau Kabupaten Probolinggo banyak yang merugi akibat terjunnya harga tembakau kala itu. Bahkan, tembakau petani Probolinggo sampai tak terbeli karena kalah saing dengan produk daerah lain yang membanjiri gudang tembakau Kabupaten Probolinggo.


Tembakau tak laku, mereka juga pusing memikirkan pinjaman yang harus dikembalikan kepada rentenir.


Supaya harga tembakau stabil, stok sesuai dengan kebutuhan, petani diminta Tantri mematuhi penetapan area tanam tembakau 2017 seluas 10.774 hektar, dengan asumsi menghasilkan 120.000 ton.


"Sebenarnya, tak hanya tembakau dan padi yang jadi komoditas bernilai jual tinggi. Jagung dan bawang merah juga prospek. Saya perintahkan Camat Kraksaan menanam bawang merah 1 hektar di Desa Kebonagung, ternyata berhasil. Jadi, bisa dicoba petani,"pungkasnya.




Post a Comment

0 Comments