Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Probolinggo Gelar Pelatihan Jilbab Muslimah

Penulis : Hendra 
Kamis 16 November 2017

Probolinggo,kraksaanonline.com - Menjelang diadakannya lomba berhijab dalam rangka Hari Ibu dan HUT Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Probolinggo pada bulan Desember 2017 mendatang, DWP Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Probolinggo hadirkan Hijabers Kabupaten Probolinggo untuk memberikan pelatihan memakai kerudung muslimah, Rabu (15/11) Pagi.

Kegiatan yang merupakan ranah dari bidang Pendidikan di organisasi DWP Bappeda Kabupaten Probolinggo ini dilaksanakan di ruang pertemuan utama Bappeda dan dipimpin langsung oleh Ketua DWP Bappeda Kabupaten Probolinggo Ny. Ella Anggit Hermanuadi.

Menurut Ella hal ini juga bermanfaat bagi seluruh anggotanya dimana sebagai seorang muslimah mereka harus bisa memakai kerudung muslimah yang harus menutup aurat nya baik itu untuk acara resmi, santai, kerja, dan pesta. "Kami tidak mau asal-asalan dan hanya sekedar mengikuti lomba saja, saya rasa kegiatan ini positif dan bermanfaat, selain untuk persiapan lomba tentu hal ini bisa diaplikasikan sendiri oleh kami semua dalam aktivitas sehari-hari," ungkap pengusaha butik ini.

Sedikitnya ada 6 jenis style kerudung muslimah yang diajarkan dalam kegiatan itu, dengan langsung mempraktekkan cara memasang, memilih jilbab dan asessories yang sesuai dengan model jilbab yang akan di pakai seperti pashmina, kerudung motif dan polos, serta menentukan perlengkapan asessories yang matching.

"Kami juga menyediakan berbagai macam model jilbab dan asessories yang diperlukan agar pelatihan ini dapat terlaksana dengan baik, bahkan ibu-ibu ini bisa langsung belanja kalau ada model yang cocok" jelas Ella sambil mempromosikan produk butiknya.

"Seperti yang sedang diperagakan mbak Dini Rahmania, ketua bidang Pendidikan, itu adalah kerudung muslimah yang cukup multiguna, bisa untuk pesta, resmi maupun kasual, tinggal disesuaikan dengan asessoris yang menunjang agar lebih matching dengan suasana dan pakaian nya," pungkasnya.

Sementara Sekretaris Bappeda Kabupaten Probolinggo Dra. Anna Maria DS, MT mengemukakan bahwa untuk program kerja DPW tahun 2018, pihaknya bersama DWP sedang menggodok beberapa program serupa dengan pelatihan-pelatihan skill khusus seperti tata rias dan keterampilan rajut. "Pelatihan ini nantinya untuk anggota yang berminat ke arah profesional atau komersial, selain memfasilitasi pelatih yang kompeten nanti juga akan kami berikan sertifikat pelatihan," ungkapnya.

Anna berharap pelatihan seperti itu akan membuka peluang usaha bagi anggota DWP yang nantinya bisa menjadi nilai tambah ekonomi bagi keluarga dengan memanfaatkan waktu luang dirumah sebagai ibu rumah tangga. "Seperti yang kita ketahui jika ada musim wisuda, hari besar 17 Agustusan atau kawinan biasanya membutuhkan banyak perias, hal ini bisa menjadi pasar tersendiri bagi anggota DWP nantinya," imbuhnya.

Lebih lanjut Anna menambahkan bahwa tidak menutup kemungkinan pihaknya juga akan menjalin kerja sama dengan Dinas-dinas yang bisa memfasilitasi pelatihan skill khusus bagi anggota DWP. "Harapannya ibu-ibu anggota DWP bisa lebih berdaya, disamping juga bisa mensuport suami sebagai seorang PNS juga bisa menambah ekonomi keluarga," pungkasnya. (dra)


Post a Comment

0 Comments