DLH Gelar Lomba Desa/Kelurahan Berseri Tahun 2017

Penulis : Dimaz Akbar
Senin 20 November 2017




Probolinggo,kraksaanonline.com - Sebagai upaya mewujudkan komitmen pemerinatahn desa/kelurahan agar melaksanakan pembangunan berkelanjutan yang berbasis dan berwawasan lingkungan sehingga terbentuk lingkungan desa/kelurahan yang bersih, sehat, lestari dan asri, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo menggelar Lomba Desa/Kelurahan Berseri (Bersih dan Lestari) Tingkat Kabupaten Probolinggo tahun 2017.

Lomba ini diikuti 16 desa/kelurahan perwakilan kecamatan di Kabupaten Probolinggo. Meliputi Desa Dungun (Tongas), Desa Tandonsentul (Lumbang), Desa Jorongan (Leces), Desa Gunung Tugel (Bantaran), Desa Banyuanyar Tengah (Banyuanyar), Desa Sumberagung (Dringu), Desa Patalan (Wonomerto), Desa Pikatan (Gending), Desa Jangur (Sumberasih), Desa Sumber (Sumber), Desa Sukomulyo (Pajarakan), Desa Kotaanyar (Kotaanyar), Desa Rejing (Tiris), Desa Jatiurip (Krejengan), Kelurahan Sidomukti (Kraksaan) dan Desa Sumberkledung (Tegalsiwalan).


Penilaian Lomba Desa/Kelurahan Berseri dilaksanakan mulai 13 hingga 22 Nopember 2017. Mereka akan dinilai oleh tim juri dari DLH, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) serta TP PKK Kabupaten Probolinggo.

Kepala DLH Kabupaten Probolinggo Rachmad Waluyo melalui Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup Anang Budiarto mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pemerintah desa/kelurahan dalam manajemen pelestarian lingkungan di wilayahnya sehingga dapat tercipta lingkungan yang bersih, sehat, lestari dan asri.


“Selain itu, meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pelestarian dan pengelolaan lingkungan hidup secara mandiri, memperkuat kapasitas masyarakat dalam melaksanakan upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim serta mewujudkan Kabupaten Probolinggo hijau melalui desa/kelurahan yang bersih, sehat, lestari dan asri,” katanya.

Menurut Anang, program Berseri dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur pada tanggal 18 Juli 2011 bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur di Kebun Raya Purwodadi Kabupaten Pasuruan.

“Program desa/kelurahan Berseri untuk mewujudkan desa/kelurahan ramah lingkungan dan merupakan model pemberdayaan masyarakat dan aparat desa/kelurahan agar mau dan mampu menumbuhkembangkan potensi desa/kelurahan yang berperilaku ramah lingkungan serta upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim yang terintegrasi dengan kegiatan pengelolaan lingkungan hidup, sehingga terwujud desa/kelurahan yang bersih, sehat, lestari dan asri serta memperkuat ketahanan masyarakat dalam menghadapi perubahan iklim,” terangnya


Anang menerangkan, sasaran lomba desa/kelurahan Berseri meliputi kelembagaan dan partisipasi masyarakat, pengelolaan lingkungan serta pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA).

“Penilaian aspek teknis dilakukan melalui kunjungan lapangan ke satu lokasi (RW) untuk melihat secara langsung kegiatan warga berkaitan dengan pengelolaan lingkungan hidup serta mengumpulkan data primer dan sekunder untuk mengukur kondisi lingkungan hidup sesuai dengan lembar evaluasi program Berseri,” tegasnya.




Kriteria penilaian lomba desa/kelurahan Berseri jelas Anang meliputi kelembagaan dan partisipasi masyarakat (kebijakan, program dan kelembagaan yang ada di desa/kelurahan), pengelolaan lingkungan (upaya pengelolaan sampah, penyediaan fasilitas pengolahan sampah, daur ulang sampah, pengomposan, pengelolaan sanitasi, upaya pengurangan pencemaran udara dan kemitraan dengan pihak luar dalam pengelolaan sampah dan TPS) serta pengelolaan Sumber Daya Alam (upaya konservasi/penghematan sumber daya alam, upaya penyelamatan sumber daya alam dan pemakaian teknologi ramah lingkungan).

“Pemenang lomba desa/kelurahan Berseri akan mendapatkan hadiah berupa sertifikat, tropy dan uang untuk 5 (lima) pemenang meliputi juara 1, 2, 3, harapan 1 dan 2. Tidak hanya itu, khusus juara 1, 2 dan 3 akan diusulkan untuk mengikuti Program Desa/Kelurahan Berseri tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2018,” pungkasnya. (maz)



Post a Comment

0 Comments