GHIPPA Sengon Makmur Pakuniran Masuk Nominasi Jatim

Penulis : Dimaz Akbar
Kamis 23 November 2017

Probolinggo,kraksaanonline.com - Prestasi membanggakan ditorehkan Gabungan Himpunan Petani Pemakai Air (GHIPPA) Sengon Makmur Desa Pakuniran Kecamatan Pakuniran dalam Lomba HIPPA-GHIPPA tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2017.

Ketika melakukan pemaparan pada sarasehan di Surabaya, GHIPPA Sengon Makmur yang mewakili Badan Perwakilan Wilayah (Baperwil) Jember berada di peringkat kedua dengan total nilai 64,30. Selain Kabupaten Probolinggo, lomba ini juga diikuti oleh GHIPPA dari Kabupaten Mojokero (Baperwil Bojonegoro) dan Kabupaten Sampang (Baperwil Pamekasan).

Kamis (23/11/2017), tim evaluasi lomba HIPPA/GHIPPA tingkat Provinsi Jawa Timur tiba di Kabupaten Probolinggo. Didampingi tim pembina dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo, tim ini melakukan penilaian terhadap GHIPPA Sengon Makmur.

Tim evaluasi kunjungan lapang tingkat Provinsi Jawa Timur sebanyak 5 (lima) orang dipimpin oleh Kurdiriyanto. Tim ini berasal dari beberapa instansi di Jawa Timur meliputi Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Bappeda, Dinas PU dan SDA serta perguruan tinggi/LSM.

Kedatangan rombongan tim penilai ini disambut oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Probolinggo Ahmad Hasyim Ashari, perwakilan Bappeda dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) serta Ketua GHIPPA Sengon Makmur Hasan. Sebelum ke lokasi, tim penilai ini terlebih dahulu diterima oleh Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Probolinggo Muh. Happy di Kantor Bupati Probolinggo.

Kepala DKPP Kabupaten Probolinggo Ahmad Hasyim Ashari mengharapkan agar kegiatan ini bisa merangsang dan memotivasi semangat kepada HIPPA atau GHIPPA yang lain di Kabupaten Probolinggo. Serta ada peningkatan pelayanan kepada petani karena dari lomba ini mereka mendapatkan ilmu bagaimana mengelola GHIPPA yang baik.

“Mudah-mudahan dengan kegiatan ini, GHIPPA Sengon Makmur mampu meningkatkan pelayanan kepada para petani. Sekaligus memperbaiki semua kekurangan dari evaluasi tim penilai lomba HIPPA/GHIPPA Provinsi Jawa Timur tahun 2017. Juara itu nomer sekalian, tetapi yang terpenting bagaimana pelayanan meningkat kepada petani,” harapnya.

Menurut Hasyim, kedatangan tim ini bertujuan ingin membuktikan apakah yang disampaikan pada saat sarasehan betul-betul dengan fakta dan kenyataan yang ada. “Layani juri dengan sebaik-baiknya. Mudah-mudahan nanti nilainya bagus dan bisa tampil sebagai yang terbaik,” tegasnya.

Sementara Ketua Tim Penilai Kusdiriyanto mengungkapkan bahwa tugas HIPPA dan GHIPPA adalah melayani petani sehingga pendapatannya naik dan hidupnya sejahtera. Tugasnya sangat mulia karena melayani petani agar tidak kekurangan air.

“Penilaian lomba HIPPA dan GHIPPA ini difokuskan kepada aspek kelembagaan, irigasi, pertanian dan pembiayaan. Semoga lomba ini mampu memotivasi para petani untuk bersama-sama meningkatkan ketahanan pangan secara berkelanjutan, ” harapnya.(maz)



Post a Comment

0 Comments