Desa Sukomulyo Juara Lomba Desa/Kelurahan Berseri

Penulis : Dimaz Akbar
Senin 08 Januari 2018

KRAKSAANONLINE.COM – Desa Sukomulyo Kecamatan Pajarakan akhirnya ditetapkan sebagai juara 1 dalam Lomba Desa/Kelurahan Berseri (Bersih dan Lestari) tahun 2017 yang digelar oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo.

Sebagai juara 2 adalah Desa Sumberagung Kecamatan Dringu, juara 3 diraih Desa Banyuanyar Tengah Kecamatan Banyuanyar, juara harapan 1 diraih Desa Sumber Kecamatan Sumber dan juara harapan 2 diraih Desa Jatiurip Kecamatan Krejengan.

Masing-masing pemenang mendapatkan hadiah berupa sertifikat, tropy dan uang pembinaan yang diserahkan oleh Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE didampingi Wakil Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko dan jajaran Forkopimda dalam upacara peringatan HUT ke-8 Kota Kraksaan sebagai ibukota Kabupaten Probolinggo di Alun-alun Kota Kraksaan, Senin (8/1/2018).

Kepala DLH Kabupaten Probolinggo Rachmad Waluyo melalui Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup Anang Budiarto mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pemerintah desa/kelurahan dalam manajemen pelestarian lingkungan di wilayahnya sehingga dapat tercipta lingkungan yang bersih, sehat, lestari dan asri.

“Selain itu, meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pelestarian dan pengelolaan lingkungan hidup secara mandiri, memperkuat kapasitas masyarakat dalam melaksanakan upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim serta mewujudkan Kabupaten Probolinggo hijau melalui desa/kelurahan yang bersih, sehat, lestari dan asri,” katanya.

Menurut Anang, Lomba Desa/Kelurahan Berseri ini dilakukan dalam rangka meningkatkan peran Kepala Desa/Lurah, aparat pemerintah Desa/Kelurahan dan masyarakat pedesaan/kelurahan di Kabupaten Probolinggo dalam pengelolaan pelestarian lingkungan hidup.

“Penilaian aspek teknis dilakukan melalui kunjungan lapangan ke satu lokasi (RW) untuk melihat secara langsung kegiatan warga berkaitan dengan pengelolaan lingkungan hidup serta mengumpulkan data primer dan sekunder untuk mengukur kondisi lingkungan hidup sesuai dengan lembar evaluasi program Berseri. Sekaligus semakin banyak keterlibatan warga didalam pengelolaan lingkungan hidup, maka akan semakin baik,” jelasnya.

Anang menambahkan kriteria penilaian lomba desa/kelurahan Berseri meliputi kelembagaan dan partisipasi masyarakat (kebijakan, program dan kelembagaan yang ada di desa/kelurahan), pengelolaan lingkungan hidup (upaya pengelolaan sampah, penyediaan fasilitas pengolahan sampah, daur ulang sampah, pengomposan, pengelolaan sasitasi, upaya mengurangi pencemaran udara dan kemitraan dengan pihakmluar dalam pengelolaan sampah dan TPS).

“Serta pengelolaan Sumberdaya Alam (upaya konservasi/penghematan sumberdaya alam, upaya penyelamatan sumber daya alam dan pemakaian teknologi ramah lingkungan),” tegasnya.

Lomba ini diikuti 16 desa/kelurahan perwakilan kecamatan di Kabupaten Probolinggo. Meliputi Desa Dungun (Tongas), Desa Tandonsentul (Lumbang), Desa Jorongan (Leces), Desa Gunung Tugel (Bantaran), Desa Banyuanyar Tengah (Banyuanyar), Desa Sumberagung (Dringu), Desa Patalan (Wonomerto), Desa Pikatan (Gending), Desa Jangur (Sumberasih), Desa Sumber (Sumber), Desa Sukomulyo (Pajarakan), Desa Kotaanyar (Kotaanyar), Desa Rejing (Tiris), Desa Jatiurip (Krejengan), Kelurahan Sidomukti (Kraksaan) dan Desa Sumberkledung (Tegalsiwalan). (maz)

Post a Comment

0 Comments