”PNS” Dan Dispersip Gelar Workshop Fotografi

KRAKSAANONLINE.COM – Selama tiga hari kedepan, Minggu (27/5/2018) sampai dengan Selasa (29/5/2018), Photografi and Sharing (PNS) Probolinggo bersinergi dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Probolinggo dan Asosiasi Profesi Fotografi Indonesia (APFI) Pengcab Probolinggo, menggelar kegiatan workshop fotografi.

Pada gelaran hari pertama, Minggu (27/05/2018) pagi, Kepala Bidang Perpustakaan, Herli Suefrianto berkesempatan membuka sekaligus meresmikan workshop fotografi yang diikuti oleh puluhan peserta dari kalangan umum dan pelajar tersebut.

Dalam sambutannya Herli menyambut diselenggarakannya workshop fotografi tersebut. Menurutnya, disadari atau tidak fotografi adalah suatu kebutuhan sebab manusia hidup dan beraktivitas tidak lepas dari dunia fotografi.

“Pada prinsipnya, dunia fotografi adalah sesuatu yang sudah menjamur khususnya di era media sosial saat ini. Workshop sendiri merupakan suatu peluang bagi yang ingin lebih menekuni dunia fotografi, apalagi yang mengarah ke komersial fotografi,” jelasnya.

Hal ini menurut Herli selaras dengan misi Dispersip dalam syiarnya bahwa perpustakaan saat ini telah mengalami transformasi, perpustakaan adalah sumber informasi dan pusat kegiatan. Oleh karenanya ia berharap ke depan kegiatan ini lebih diminati masyarakat luas dan terkemas semakin baik.

“InsyaAllah niat baik ini bisa bermanfaat bagi masyarakat, khususnya untuk para peserta bisa membuka wahana dan peluang baru melalui ilmu fotografi. Semoga ini awal bagi kita semua dan perpustakaan bisa lebih dikenal dan lebih seru lagi,” tandasnya.

Sementara Alif Sukabumi, ketua panitia pelaksanaan workshop mengemukakan, workshop keempat yang digelar di Perpusda Kabupaten Probolinggo ini menawarkan sesuatu yang berbeda dan baru daripada kegiatan yang sudah pernah dilakukan sebelumnya.

“Tema yang diambil pun cukup menarik yaitu “foto berkisah”, selain menu utama workshop oleh Hendhy T Purnomo, Ketua Pengcab APFI Probolinggo, panitia juga menggelar acara hunting foto bersama dan pameran foto all genre,” jelas Alif sapaan akrabnya.
Alif menjelaskan, fotografi itu ilmu yang luas dengan segala macam genre didalamnya. Misi utamanya saat ini adalah mengedukasi masyarakat melalui fotografi, sekaligus mengadakan pameran diharapkan masyarakat lebih tahu dan mampu menangkap pesan yang tersirat dalam sebuah karya foto.

“Contohnya adalah pada genre wildlife fotografi yang kini mulai dikenal di Kabupaten Probolinggo. Dengan semangat konservasi satwa liar, mereka berusaha menyajikan sebuah karya foto satwa di habitatnya juga untuk tujuan mengedukasi masyarakat,” pungkasnya. (Hendra)

Post a Comment

0 Comments