Nahas , Pekerja Kuli Bangunan Tertabrak Truk Tebu Hingga Terseret 20 Meter

KRAKSAAN , Kembali jalur pantura Kabupaten Probolinggo. Jumat siang (14/9), motor terlibat tabrakan dengan sebuah truk tebu di jalan raya depan pabrik rokok Sampoerna, Kraksaan.



Peristiwa nahas itu dialami oleh Mulyadi (35), warga Desa Ganting Wetan, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo. Kuli bangunan itu meregang nyawa usai terseret truk sejauh sekitar 20 KM di Jalan Raya Kraksan Wetan, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.

Informasi yang dihimpun, siang itu Mulyadi dibonceng Sucipto, 64, warga Desa Selogudik, Kecamatan Pajarakan. Mereka mengendarai motor Honda Supra Nopol W 3362 FT.Keduanya merupakan pekerja bangunan di pabrik Djarum Kraksaan.



Salah satu saksi mata, Andika, 32, teman kerja korban mengatakan, kecelakaan nahas itu terjadi saat menyeberang di jalan raya Kraksaan hendak ke arah timur. Namun nahas, ada truk muatan tebu yang dikemudikan Khaerul Anam, 25, Warga Desa Maron Kidul, Kecamatan Maron dari arah timur ke barat menabraknya.


“Hendak menyalip, tiba-tiba ada truk yang membawa muatan tebu, sehingga benturan tidak bisa dihindari ,”ungkap Andika.

Akibatnya dari benturan itu, korban Mulyadi terjatuh dan sempat terseret sejauh sekitar 20 meter. Korban Mulyadi tewas di TKP. Sedangkan, korban Sucipto tampak luka serius dengan kondisi kaki patah. Korban pun langsung dilarikan ke kamar mayat dan IGD RSUD Waluyo Jati Kraksaan.



Sementara Kanitlaka Satlantas Polres Probolinggo Ipda Nyoman Harayasa mengtakan, untuk sementara, selain mengamankan dua barang bukti (BB), pihaknya juga masih melakukan olah TKP.

“Kami mengumpulkan sumber keterangan dari para saksi. Sedangkan untuk kedua korban pengendara sepeda motor langsung dibawa ke RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Sopir truknya sudah kami amankan untuk dimintai keterangan,” jelasnya.(*)

REKOMENDASI PEMBACA :

Post a Comment

0 Comments