Pemkab Lepas Tim Sepakbola GSI Ke Tingkat Jatim

DRINGU, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo resmi melepas tim sepakbola Gala Siswa Indonesia (GSI) jenjang SMP ke tingkat Provinsi Jawa Timur. Pelepasan 25 orang atlet dari beberapa lembaga SMP ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo Dewi Korina di halaman depan Eks Kantor Bupati Probolinggo di Kecamatan Dringu, Minggu (23/9/2018) pagi.

Turut mendampingi dalam pelepasan tersebut Wakil Ketua KONI Kabupaten Probolinggo Suhud, anggota Exco Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Probolinggo Bambang Robianto, anggota DPRD Kabupaten Probolinggo Nur Azizah, Kepala Bidang Pembinaan SMP Dispendik Kabupaten Probolinggo Priyo Siswoyo, para official dan pelatih, perwakilan MGMP PJOK Kabupaten Probolinggo serta para orang tua siswa.




Dalam kompetisi sepakbola GSI tingkat Provinsi Jawa Timur ini, tim GSI Kabupaten Probolinggo tergabung dalam grup F bersama dengan Kabupaten Sidoarjo dan Sumenep. Mereka akan bertanding di Lapangan Petrokimia Gresik dalam kompetisi sepakbola GSI mulai 24 September hingga 1 Oktober mendatang. Untuk grup F, hanya juara grup yang bisa lolos ke babak selanjutnya.

Kepala Bidang Pembinaan SMP Dispendik Kabupaten Probolinggo Priyo Siswoyo mengatakan kegiatan kompetisi sepakbola GSI ini merupakan salah satu program pembinaan minat bakat dan karakter. Untuk GSI tingkat Provinsi Jawa Timur diikuti oleh 25 orang siswa dari beberapa jenjang pendidikan SMP di seluruh Kabupaten Probolinggo.




“Skuad tim GSI ini telah melalui seleksi awal mulai dari tingkat sekolah, kecamatan dan tingkat Kabupaten Probolinggo. Sebelum melaksanakan pertandingan di tingkat Jawa Timur, mereka telah melakukan latihan eksebisi bersama SMAN 1 Paiton dan SMAN 1 Leces untuk memantapkan baik fisik dan mental tanding untuk menghadapi lawan-lawannya,” katanya.

Sementara anggota Exco Askab PSSI Probolinggo Bambang Robianto menyampaikan bahwa GSI ini merupakan program terobosan dalam upaya pembinaan sepakbola. Karena program utama persepakbolaan nasional adalah pembinaan dalam arti bagaimana memberikan ruang gerak yang akan melanjutkan estafet persepakbolaan dan nantinya dapat melanjutkan di tim Persikapro.



“Ini adalah program terobosan yang positif dalam rangka mencari bibit pemain. Selamat bertanding, junjung sportifitas dan tingkatkan kedisiplinan. Sepakbola adalah tim bukan individu yang butuh kedisiplinan tinggi. Tunjukkan meskipun tidak terlalu diunggulkan secara periodik dan stimultan bahwa kalian mampu meraih prestasi. Kerja sama antar pemain sangat dibutuhkan. Terima kasih kepada Dispendik yang telah membentuk tim GSI ini,” ungkapnya.

Sedangkan Kepala Dispendik Kabupaten Probolinggo Dewi Korina mengatakan bahwa para siswa yang tergabung dalam tim GSI Kabupaten Probolinggo ini membawa nama tim bukan sekolah masing-masing. Sehingga antara yang satu dengan yang lain harus saling bekerja sama untuk membentuk tim yang solid. “Selamat jalan dan selamat bertanding. Kita mempunyai kesempatan yang sama untuk menang. Raihlah prestasi untuk Kabupaten Probolinggo,” katanya.

Lebih lanjut Dewi mengharapkan doa dari seluruh orang tua dan masyarakat Kabupaten Probolinggo agar siswa-siswi jenjang pendidikan SMP yang tergabung dalam GSI dapat meraih prestasi demi kemajuan olahraga sepakbola di Kabupaten Probolinggo. Meskipun berada dalam grup F bersama Sidoarjo dan Sumenep, diharapkan tim GSI bisa bermain tanpa beban dan bisa juara grup.

“Persiapan yang sudah kita lakukan sekitar satu bulan. Sehingga harapannya anak-anak sudah bisa saling mengenal satu dengan yang lain. Serta kekompakan antar pemain sudah terjalin. Kita tetap optimis bisa juara grup dan lolos ke babak berikutnya, yang penting sudah berusaha,” jelasnya.

Menurut Dewi, kompetisi sepakbola GSI tahun ini merupakan gelaran pertama yang dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI. Sehingga wajar jika masih banyak terjadi kesalahan. Oleh karenanya, persiapan tahun kedua nantinya akan dilakukan lebih awal, termasuk sinergitas dengan perusahaan-perusahaan.



“Alhamdulillah, sistem daring kita termasuk yang diapresasi oleh Provinsi Jawa Timur. Karena daerah lain banyak yang gagal karena tidak bisa mengakses daring. Untuk selanjutnya, diperlukan kesiapan dari sekolah. Karena yang entri untuk sistem daring ini adalah pihak sekolah. Kita akan terus dampingi sekolah untuk mengikuti sistem kekinian berupa sistem daring,” tegasnya.

Selanjutnya, Kepala Dispendik Probolinggo Dewi Korina bersama Wakil Ketua KONI Kabupaten Probolinggo Suhud, Anggota Exco Askab PSSI Probolinggo Bambang Robianto, anggota DPRD Kabupaten Probolinggo Nur Azizah dan segenap keluarga besar Dispendik memberikan ucapan selamat jalan dan selamat bertanding kepada 25 atlet tim GSI serta pelatih dan para offial tim GSI Kabupaten Probolinggo. (Zidni Ilham)

REKOMENDASI PEMBACA :

Post a Comment

0 Comments