RSUD Waluyo Jati Berikan Pelatihan Standar Asuhan Keperawatan Terkini

KRAKSAAN,Dalam rangka meningkatkan pelayanan prima kepada masyarakat, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waluyo Jati Kraksaan bekerja sama dengan Komisariat Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) VIII, Senin dan Selasa (`17-18/9/2018) memberikan pelatihan standar asuhan keperawatan terkini.

Pelatihan ini dibagi dalam 2 (dua) gelombang dan secara keseluruhan diikuti oleh 120 orang perawat dari total 187 orang perawat yang ada di RSUD Waluya Jati Kraksaan. Kegiatan ini rutin dilakukan oleh pihak RSUD Waluyo Jati sebagai upaya untuk terus meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat.



Sebagai narasumber hadir 3 (tiga) orang pengurus Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Provinsi Jawa Timur yang juga Dosen Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Yakni, Dr Retno Indarwati, Dr Hanik Endang Nihayati dan Dr Titin Sukartini. Materi yang diberikan berkaitan dengan keperawatan dasar pasien hingga sistem pencatatan dan pelaporan.

Humas RSUD Waluyo Jati Kraksaan Sugianto mengatakan pelatihan ini didasarkan kepada peningkatan mutu pelayanan atas masukan dari Dewan Pengawas RSUD Waluyo Jati Kraksaan. “Dengan masukan ini kita mengadakan pelatihan agar asuhan yang diberikan oleh perawat benar-benar sesuai dengan standar,” katanya.

Menurut Sugianto, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi perawat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Serta untuk meningkatkan profesionalitas. Apa yang dilakukan itu ditulis dan yang ditulis itu dilakukan. Sehingga ke depan ada standar asuhan yang dilakukan oleh perawat,” jelasnya.

Sugianto menjelaskan target dari pelatihan ini nantinya adalah mampu meningkatkan kemampuan individu dan kelompok perawat dan mampu meningkatkan rasa kepuasan kepada masyarakat tentang asuhan yang diberikan perawat RSUD Waluyo Jati Kraksaan.



“Selain itu meningkatkan profesionalitas bagi perawat RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Paling tidak nantinya para perawat ini mampu mentransformasikan apa yang didapatnya kepada perawat lain yang belum mengikuti pelatihan sehingga ke depan semua perawat memiliki standarisasi yang sesuai dalam asuhan,” tegasnya.

Melalui pelatihan ini Sugianto mengharapkan asuhan keperawatan di RSUD Waluyo Jati Kraksaan benar-benar dapat dilakukan sesuai dengan standar dan mampu memberikan kepuasan sesuai dengan harapan masyarakat. (Zidni Ilham)

REKOMENDASI PEMBACA :

Post a Comment

0 Comments