Pukul Bedug : Hasan Aminuddin Resmikan Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kabupaten Probolinggo Tahun 2018

KRAKSAAN - Dalam rangka menggali potensi qori dan qori’ah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) bekerja sama dengan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Probolinggo menggelar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kabupaten Probolinggo Tahun 2018.

Kegiatan ini dibuka secara resmi dengan pemukulan bedug oleh Mustasyar PCNU Kabupaten Probolinggo dan Kota Kraksaan yang juga anggota Komisi VIII DPR RI Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si dalam Semarak Pembukaan MTQ Tingkat Kabupaten Probolinggo Tahun 2018 di Alun-alun Kota Kraksaan, Sabtu (27/10/2018) malam.

Pembukaan MTQ ini dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo H Santoso, Ketua Umum MUI Kabupaten Probolinggo KH Munir Kholili, sejumlah alim ulama dan tokoh agama di Kabupaten Probolinggo. Serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Camat di lingkungan Pemkab Probolinggo.

Kegiatan ini diawali dengan devile kontingen peserta MTQ Tingkat Kabupaten Probolinggo dari 24 kecamatan di Kabupaten Probolinggo yang diiringi marching band Pondok Pesantren Syekh Abdul Qodir Al Jaelani (SAQA) Kraksaan dan PP Bahrul Ulum Desa Sumurdalam Kecamatan Besuk. Dilanjutkan dengan penampilan Tari Samman oleh siswa dan siswi dari Madrasah Aliyah Nahdlatul Ulama (MA NU) Kraksaan dan paduan suara Pondok Pesantren Tahfidzul Quran (PPTQ) Riyadhus Sholihin Desa Rangkang Kecamatan Kraksaan.

Mustasyar PCNU Kabupaten Probolinggo dan Kota Kraksaan Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si mengatakan MTQ ini diselenggarakan secara istiqomah sejak tahun 2003 lalu. “Semoga para peserta MTQ Kabupaten Probolinggo ini diberi kecerdasan lebih oleh Allah SWT. Karena kalian adalah para penjaga ayat-ayat Allah SWT,” katanya.

Atas kerja sama yang baik antara Pemerintah Daerah, Kemenag dan Forkopimka, suami Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE ini menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya sehingga istiqomah dan semarak dilaksanakan MTQ dengan semangat yang ditunjukkan oleh para kontingen dari 24 kecamatan di Kabupaten Probolinggo.

“Kepada qori dan qori’ah lantunkan ayat-ayat Allah dengan baik. Kalian menjadi wakil yang akan membawa nama baik Kabupaten Probolinggo hingga ke tingkat nasional. Tetapi bukan kalian saja, karena ada perwakilan karyawan/karyawati dari Korpri Kabupaten Probolinggo yang akan menjadi utusan Jawa Timur di tingkat nasional,” tegasnya.

Lebih lanjut Hasan Aminuddin berpesan kepada dewan juri supaya berlaku adil. Karena ayat-ayat Allah yang dilantunkan bukan bahan dari pertandingan kalah menang tapi bagian dari prestasi. “Manakala tahun ini tidak berprestasi maka pupuklah agar tahun depan bisa berprestasi,” pungkasnya.

Terpisah Kepala Bagian Administrasi Kesra Setda Kabupaten Probolinggo Moh Syarifuddin mengungkapkan MTQ ini bertujuan untuk memasyarakatkan seni baca tulis Al Qur’an serta meningkatkan pemahaman, penghayatan dan pengamalan isi kandungan Al Qur’an.

“Sekaligus sebagai ajang seleksi kafilah MTQ Kabupaten Probolinggo untuk diikutsertakan pada ajang MTQ Jawa Timur pada tahun 2019 yang akan dilaksanakan di Kabupaten Tuban,” ungkapnya.

Menurut Syarif, dalam MTQ kali ini ada 22 golongan dari 5 cabang yang dilombakan dalam sehari, Minggu (28/10/2018) pada 10 titik lokasi di Kota Kraksaan. Diantaranya Tilawah Golongan Tartil Putra di lantai dasar Gedung Islamic Center (GIC), Tilawah Golongan Tartil Putri di lantai II GIC serta Tilawah Golongan Tartil Anak-anak Putra dan Putri di ruang utama GIC.

Selanjutnya, Tilawah Golongan Remaja Putra dan Putri di Masjid An-Nur Patokan, Tilawah Golongan Dewasa Putra dan Putri di Masjid Agung Ar-Raudlah Kraksaan, hafalan Al Qur’an 1-5 juz di Pendopo SLB Kraksaan, hafalan 10-20 juz di Masjid Al Irsyad Kraksaan, Khats Al Qur’an di aula MI NU Kraksaan, MTQ Cerdas Cermat Al Qur’an atau Fahmil Qur’an di Pendopo Kelurahan Patokan serta Pidato tentang intisari kandungan Al Qur’an atau Syarhil Qur’an di Pendopo Kecamatan Kraksaan.

“Melalui MTQ ini diharapkan dapat merangsang generasi muda agar cinta untuk belajar dan membaca Al Qur’an sehingga mau memahami dan mengamalkan isi kandungan Al Qur’an. Jangka pendeknya dapat mempersiapkan kafilah MTQ Kabupaten Probolinggo pada even regional dan nasional,” harapnya. (Zidni Ilman)

Post a Comment

0 Comments