Secarik Harapan Dari Festival Kopi Kabupaten Probolinggo 2018

Momentum pelaksanaan Festival Kopi Kabupaten Probolinggo tahun 2018 di Alun-alun Kota Kraksaan, Minggu (7/10/2018) terasa sangat istimewa karena bersamaan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI). Peringatan HUT HIPMI ini ditandai dengan peniupan lilin oleh anggota Komisi VIII DPR RI Drs H Hasan Aminuddin, M.Si dan seluruh pengurus HIPMI Cabang Probolinggo. 
KRAKSAAN - Festival Kopi Kabupaten Probolinggo yang digelar Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Probolinggo bekerja sama dengan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Probolinggo di Alun-alun Kota Kraksaan, Sabtu dan Minggu (6-7/10/2018) berlangsung semarak dan meriah.

Dalam kegiatan yang diikuti oleh 13 kelompok tani (poktan) di Kabupaten Probolinggo yang memasarkan produk hasil kopinya ini diisi dengan beragam acara. Mulai dari lomba seduh kopi, hiburan rakyat serta lelang lukisan hasil karya para seniman pelukis yang tergabung dalam Komunitas Seni Arang Probolinggo. Dimana separuh hasil lelang akan disumbangkan kepada korban gempa bumi dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah. Puncaknya adalah hiburan band oleh artis Nufi Wardhana yang membawakan beberapa buah lagu selama satu jam.

Malam penutupan Festival Kopi ini dihadiri oleh suami Bupati Probolinggo Hj P. Tantriana Sari, SE yang juga anggota Komisi VIII DPR RI Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si, Kapolres Probolinggo AKBP Fadly Samad, Pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Probolinggo, petugas dari PTPN XII Surabaya, Balai Penelitian Kopi dan Coklat Jember, Ketua Dewan Pembina HIPMI Kabupaten Probolinggo Zulmi Noor Hasani, Ketua PC HIPMI Kabupaten Probolinggo Intan Cahya Kurnia Sari serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo.

Kegiatan ini diawali dengan lelang lukisan oleh para pelukis yang tergabung dalam Komunitas Seni Arang Probolinggo yang separuh dari hasilnya akan disumbangkan kepada korban gempa bumi dan tsunami di Palu dan Donggala Provinsi Sulawesi Tengah. Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan hadiah dan piagam penghargaan kepada para pemenang lomba seduh kopi. Serta perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 HIPMI.

Kepala DKPP Kabupaten Probolinggo Ahmad Hasyim Ashari mengungkapkan kegiatan Festival Kopi ini bertujuan sebagai sarana edukasi dan promosi hasil produk kopi yang ada di Kabupaten Probolinggo. Disamping juga untuk lomba seduh kopi agar kopi Kabupaten Probolinggo bisa dikenal secara luas.

“Sebenarnya yang dilombakan bukan kopinya, tetapi cara menyeduhnya. Sebab jika cara menyeduhnya berbeda maka akan dihasilkan kualitas kopi yang berbeda-beda,” katanya.

Hasyim mengharapkan agar dengan adanya kegiatan ini ke depan para pengurus HIPMI mampu membeli hasil kopi yang dihasilkan petani Kabupaten Probolinggo. Karena pengurus HIPMI masih muda yang mempunyai semangat dan inovasi yang sangat besar.

“Kami berharap kegiatan ini bisa dilaksanakan secara istiqomah. Karena dampaknya sangat luar biasa dalam rangka peningkatan ekonomi para petani kopi di Kabupaten Probolinggo,” harapnya.

Sementara Ketua PC HIPMI Kabupaten Probolinggo Intan Cahya Kurnia Sari menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan dan support yang diberikan oleh Pemerintah Daerah dan semua pihak sehingga kegiatan festival kopi ini bisa berjalan dengan lancar.

“Harapan kami Pemerintah Daerah selalu memberikan support terhadap kegiatan festival kopi ini karena manfaatnya sangat besar dalam rangka membantu perekonomian masyarakat Kabupaten Probolinggo,” harapnya.

Sedangkan H Hasan Aminuddin menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada HIPMI Probolinggo yang telah sukses menggelar kegiatan festifal kopi. Terlebih kegiatan ini mendapatkan dukungan dan antusias dari masyarakat Kabupaten Probolinggo.

“Kegiatan ini bukan yang pertama dan terakhir dilaksanakan. Karena nantinya festival kopi akan dilaksanakan secara istiqomah. Ini merupakan kewajiban dari semua elemen agar kegiatan yang positif dengan menggunakan uang rakyat ini memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Probolinggo,” katanya.

Menurut Hasan, petani saat ini dan ke depan wajib terus meningkatkan kuantitas dan kualitasnya. Terlebih potensi kopi Kabupaten Probolinggo sangat luar biasa. Tinggal bagaimana petani meningkatkan kuantitas dan kualitasnya agar bisa bersaing dengan semua petani di Indonesia. “Apabila petani kopi diniati dengan ibadah, maka petani akan mengais rizki halal sesuai potensi di Kabupaten Probolinggo,” tegasnya.

Hasan menambahkan bahwa Pemerintah Daerah bersama DPRD Kabupaten Probolinggo akan terus memberikan support dan dukungan kepada semua kegiatan generasi muda selama tidak melanggar syariat dan budaya rakyat Kabupaten Probolinggo.

“Jagalah Kraksaan sebagai ibukota Kabupaten Probolinggo. Saya titip anak muda, selama kegiatan kalian tidak melanggar syariat dan budaya rakyat Kabupaten Probolinggo, maka Pemerintah Daerah akan terus memberikan support dan dukungan,” pungkasnya. (Zidni Ilham)

Post a Comment

0 Comments