Unik, Hanya Di Probolinggo Pengambilan Janji PNS Di Ruang Terbuka

PAITON - Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE memimpin pengambilan sumpah/janji 123 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang telah menerima Surat Keputusan (SK) Bupati Tentang Pengangkatan PNS di kawasan Pantai Duta Desa Randutatah Kecamatan Paiton, Jumat (26/10/2018) pagi.

Pelantikan di ruang terbuka ini baru pertama kalinya dilaksanakan dan menjadi sejarah bagi Pemkab Probolinggo. Karena sebelumnya, pelantikan selalu dilakukan di ruang tertutup. Selain untuk mengenalkan potensi wisata, pelantikan di ruang terbuka ini dimaksudkan supaya PNS bisa lebih peka terhadap lingkungan.

Para PNS yang mengikuti pelantikan dan pengambilan sumpah/janji ini terdiri dari 114 orang Bidan Desa dan 9 (sembilan) orang Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu (THL-TB) Penyuluh Pertanian di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo.

Pelantikan ini ditandai dengan pengambilan sumpah/janji dan penandatanganan berita acara pelantikan oleh perwakilan Bidan Desa dan THL-TB Penyuluh Pertanian, saksi dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Probolinggo dan Bupati Tantri.

Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo H Soeparwiyono didampingi sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Camat di lingkungan Pemkab Probolinggo. Hadir pula anggota DPRD Kabupaten Probolinggo Moh Said dan Sekretaris Umum MUI Kabupaten Probolinggo KH Syihabuddin Sholeh.


Kepala BKD Kabupaten Probolinggo Abdul Halim mengatakan PNS yang dilantik dan diambil sumpah/janji ini terdiri dari PNS sebanyak 114 orang golongan II terhitung mulai tanggal 1 Mei 2018 dan PNS sebanyak 9 orang TMT Juni 2018 berhak mendapatkan gaji 100% yang selama ini hanya menerima gaji 80%.

“Setelah dilantik dan diambil sumpah/janji ini, mereka akan rapelan gaji 20% mulai Mei/Juni sampai dengan Oktober 2018. Sedangkan bulan Nopember 2018 dimulai menerima gaji 100%,” katanya.

Sementara Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE menyampaikan bahwa momentum pengambilan sumpah/janji PNS ini adalah kali pertama menjabat sebagai PNS. Tentunya tanggung jawabnya lebih besar dan kewajiban moralnya lebih besar.

“Mengapa Pantai Duta? Tentunya akan berbeda manakala dilaksanakan di luar ruangan. Ada beberapa hal yang menjadi pandangan mereka mulai dari kondisi masyarakat hingga pemandangan alam yang luar biasa. Hal ini akan membuka wawasan dan pikiran mereka menjadi abdi masyarakat dan PNS tugasnya luar biasa. Ini menjadi PR bersama terkait dengan kemiskinan, taraf kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Menurut Bupati Tantri, titik wisata merupakan salah satu poin dari program Nawa Hati berupa program Pesona Hati. Dimana dalam program Pesona Hati ini ingin memaksimalkan pengembangan potensi alam dan wisata. Nawa Hati adalah ramuan pemikiran antara satu program dengan program lainnya saling berkaitan.

“Harapannya bisa memperkenalkan potensi wisata di Kabupaten Probolinggo bagi para PNS dan menambah kepercayaan diri bagi para pelaku wisata di Kabupaten Probolinggo. Pantai Duta ini merupakan salah satu destinasi wisata terbaik di Kabupaten Probolinggo. Dengan demikian akan memberikan multi player efeck bagi Pokdarwis dan masyarakat sekitarnya,” pungkasnya. (Zidni Ilman)

Post a Comment

0 Comments