Kecamatan Dringu Raih Juara Umum

KRAKSAAN - Perhelatan Pekan Olahraga (Porkab) Probolinggo tahun 2018 yang digelar oleh Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Probolinggo bekerja sama dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Probolinggo resmi berakhir dan ditutup oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo H Soeparwiyono di halaman Kantor Bupati Probolinggo, Rabu (21/11/2018) malam.

Dari hasil rekapitulasi perolehan medali Porkab Probolinggo tahun 2018, kontingen dari Kecamatan Dringu tampil sebagai juara umum dengan perolehan 7 medali emas, 5 medali perak dan 4 medali perunggu. Peringkat kedua diraih Kecamatan Kraksaan dengan 7 medali emas, 4 medali perak dan 10 medali perunggu dan peringkat ketiga diraih Kecamatan Paiton dengan 6 medali emas, 4 medali perak dan 13 medali perunggu.

Penutupan Porkab Probolinggo tahun 2018 ini dihadiri oleh Kepala Bakorwil V Jember sekaligus mantan Penjabat (Pj) Bupati Probolinggo R. Tjahjo Widodo, SH, M.Hum, Forkopimda, Ketua Umum KONI Kabupaten Probolinggo Sugeng Nufindarko, Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dan Camat serta pengurus cabang olahraga (cabor) di Kabupaten Probolinggo.

Kepala Disporaparbud Kabupaten Probolinggo M. Sidik Widjanarko mengatakan penyelenggaraan Porkab Probolinggo tahun 2018 secara keseluruhan telah dilaksanakan dengan lancar, aman dan sukses mulai tanggal 13 hingga 19 Nopember 2018 di Kota Kraksaan dan sekitarnya sesuai jadwal yang telah ditentukan. “Untuk juara umum diraih oleh kontingen dari Kecamatan Dringu. Sementara kontingen yang tidak memperoleh medali adalah Kecamatan Wonomerto,” katanya.

Sementara Ketua Umum KONI Kabupaten Probolinggo Sugeng Nufindarko mengungkapkan momentum kebersamaan dan kesuksesan penyelenggaraan Porkab 2018 ini merupakan bekal yang sangat berharga dalam rangka menyongsong penyelenggaraan Porprov (Pekan Olahraga Provinsi) Jawa Timur 2019.

“Untuk itu saya ingin mengajak para atlet yang telah berprestasi agar terus berlatih dengan tekun. KONI siap memberi kesempatan yang seluas-luasnya untuk memilih alternatif profesi di bidang olahraga prestasi sebagai atlet muda berbakat Kabupaten Probolinggo. Karena saat ini sudah ada beberapa atlet andalan kita yang telah masuk dalam penilaian KONI Jawa Timur melalui Puslatda Jatim menjelang penyelenggaraan PON 2020 di Papua,” ungkapnya.

Menurut Sugeng, dengan bertambahnya potensi atlet yang muncul melalui penyelenggaraan Porkab ini maka tugas berikutnya yang harus dilakukan oleh Pengkab cabor adalah melakukan pembinaan lebih lanjut agar atlet tersebut mampu mencetak prestasi di Porprov yang akan datang.

“Sedangkan KONI dalam waktu dekat akan melakukan koordinasi untuk menerapkan sistem promosi degradasi terkait Training Center (TC) tahap II yang akan dilaksanakan bulan Pebruari hingga April 2019 dan TC tahap II untuk mencapai peak performance semua atlet mulai Mei sampai pelaksanaan Porprov pada awal Juli 2019,” terangnya.

Sedangkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo H Soeparwiyono dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya atas terselenggaranya Porkab Probolinggo tahun 2018 dengan harapan senantiasa akan lebih meningkatkan prestasi olahraga di Kabupaten Probolinggo.

“Pemerintah Daerah memberikan apresiasi kepada para atlet dan pelatih yang telah berprestasi. Untuk itu mari tingkatkan semangat juang dalam meraih prestasi terbaik. Semoga pada kegiatan Porkab-porkab di tahun-tahun mendatang akan lebih baik lagi dan dapat mencetak atlet-atlet berbakat yang mampu berprestasi di tingkat nasional dan internasional,” harapnya.

Dalam kesempatan tersebut Sekda Soeparwiyono menyerahkan tropy dan piagam penghargaan kepada peraih juara umum kontingen dari Kecamatan Dringu. Tropy dan piagam penghargaan ini diterima oleh Camat Dringu Kristiana Ruliani. Serta penghargaan kepada atlet terbaik Akbar Taufiqi dari cabor pencak silat dan pelaksana kegiatan terbaik diberikan kepada Pengkab PTMSI Probolinggo.(Zidni Ilman/Melody)

Post a Comment

0 Comments