Masuk Lima Terbaik, Kecamatan Sumberasih Dikunjungi Tim Penilai Provinsi Jatim

SUMBERASIH - Setelah dinyatakan lolos dalam penilaian tahap pertama dan kedua dalam lomba sinergitas kinerja kecamatan Provinsi Jawa Timur Tahun 2018, Kecamatan Sumberasih Kabupaten Probolinggo untuk sementara ini dinyatakan 0 salah satu dari 5 kecamatan terbaik dari 664 kecamatan di Jawa Timur.

Menindaklanjuti prestasi tersebut, tim penilai yang dipimpin oleh Kepala Biro Administrasi Pemerintahan dan Otonomi Daerah Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Jawa Timur Drs. Benny Sampirwanto, M.Si berkesempatan untuk melakukan penilaian di tahap ke tiga yaitu untuk kesesuaian antara data dan realisasi di lapangan, Kamis (22/11/2018) pagi di Pendopo Kecamatan Sumberasih.

Kehadiran tim penilai dari tingkat Provinsi Jawa Timur tersebut disambut langsung oleh Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE beserta perwakilan Forkopimda Probolinggo dan segenap pejabat OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo.

Atas prestasi yang membanggakan ini Benny Sampirwanto mengapresiasi segenap pemangku kepentingan di lingkungan Kecamatan Sumberasih, khususnya Bupati Probolinggo dan segenap pejabat Forkopimda Probolinggo selaku pendukung, pasalnya untuk menjadi lima terbaik bukan perkara mudah dalam lomba sinergitas ini.

Benny menjelaskan ada dua tahapan yang sudah dilakukan Camat dan jajarannya, yang pertama adalah membuat karya tulis yang isinya tentang substansi dan capaian kreatifitas yang sudah diciptakan, dalam hal ini Camat Sumberasih mampu menyajikan tulisan yang singkat, padat, runtut dan mudah di pahami oleh tim penilai. Yang kedua yang tak kalah penting adalah presentasi yang disampaikan sebelumnya berhasil menarik tim penilai.

“Kami yakin capaian ini di karenakan adanya pimpinan yang luar biasa yaitu Pak Camat dan jajarannya baik kesamping maupun ke bawah. Yang kedua adalah didukung oleh pimpinan khususnya Bupati dan Forkopimda, sehingga mampu menyandingkan Sumberasih ini dengan Wonocolo Surabaya dan Singosari, kedua Kota terbesar di Jawa Timur,” ungkap Benny Sampirwanto.

Benny mengemukakan bahwa lomba ini bertujuan untuk memberikan motivasi kepada para camat dan jajarannya dan kebawah, atas hasil sinergitas dan komunikasi sehingga menghasilkan inovasi dan terobosan dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Inovasi dan kreatifitas yang sudah ada ini akan kami upayakan untuk direplikasi di kecamatan lainnya di Jawa Timur. Dan Berikutnya akan ada tim publikasi untuk datang kesini,” tandasnya.

Sementara Bupati Tantri dalam sambutannya mengutarakan bahwa prestasi kecamatan Sumberasih adalah salah satu hasil dari komitmen bersama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo, dimana masing-masing unsur pimpinan itu ibarat tetesan air di lautan.

Manakala kita selaku pimpinan bekerja dengan tidak melakukan komunikasi dan sinergi melaui lintas sektoral, maka tetesan itu hanya menciptakan sebuah buih, namun sebaliknya jika dalam bekerja mengedepankan sinergi dan komunikasi, dan secara bersama memikirkan bagaimana tupoksi dan tanggung jawabnya di masing-masing level maka tetesan itu akan menghasilkan sebuah ombak.

“Alhamdulillah prinsip ini di terjemahkan secara cerdas oleh segenap perangkat daerah, camat sampai kepala desa se – Kabupaten Probolinggo. Inilah yang mendasari sebuah lompatan luar biasa sehingga Kabupaten Probolinggo di tahun 2018 masuk lima besar tingkat Jawa Timur,” ungkap Bupati Tantri.

Prestasi Kecamatan Sumberasih kali ini diharapkan menjadi motivasi bagi kecamatan lainnya, dimana dari segala aspek pembangunan terdapat lompatan luar biasa dibanding beberapa tahun yg lalu sehingga sebelumnya Sumberasih juga berhasil meraih kecamatan terbaik di Kabupaten Probolinggo dalam sinergitas antar Forkopimka.

“Kuncinya adalah komunikasi sinergi dan kreatifitas, sehingga apa yang menjadi indikator penilaian oleh tim, itulah yang harus kita lakukan di 24 Kecamatan dan 330 Desa /Kelurahan se – Kabupaten Probolinggo,” tegasnya.

Dalam penilaian tersebut tim melakukan peninjauan langsung atas inovasi, terobosan dan kreatifitas kecamatan Sumberasih yang sebelumnya tertuang dalam karya tulis dan presentasi. Beberapa inovasi dan terobosan tersebut adalah Layanan cepat Administrasi Kecamatan – sepuluh menit selesai (LAPAK SMS), Inovasi Jempol Mancep, Promosi Snorkeling dan produk UKM/IKM, Terobosan kamtib dengan Gerakan Seribu Kentongan, Klinik Desa serta gerakan Wajar 12 tahun. (Trisian/Vina)

Post a Comment

0 Comments