Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Pemkab Sosialisasikan PMA 19/2018

PROBOLINGGO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Probolinggo menyelenggarakan kegiatan Pengajian Umum dan Istighosah, Minggu (18/11/2018) di Pendopo Kabupaten Probolinggo.

Pengajian umum dan istighosah ini digelar dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW dan Sosialisasi Peraturan Menteri Agama (PMA) RI Nomor 19 tahun 2018 tentang Pencatatan Perkawinan.

Hadir pada acara tersebut Mustasyar PC NU Kota Kraksaan dan Kabupaten Probolinggo yang juga anggota Komisi VIII DPR RI Drs. H. Hasan Aminuddin M.Si., anggota DPRD Provinsi Jatim H. Muzammil Syafi’i dan perwakilan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo.

Pengajia dan Istighosah ini diikuti oleh 600 orang peserta dari lembaga Ponpes, TPQ, Madrasah Diniyah dan MWCNU serta Pengurus cabang NU Kota Kraksaan dan Kabupaten Probolinggo.

H. Hasan Aminuddin pada sambutannya menerangkan, peringatan Maulid Nabi adalah momentum yang tepat untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah Muhammad SAW dan Islam. “Nabi Muhammad SAW memiliki perilaku serta akhlak yang luar biasa dan menjadi panutan bagi umat islam,” ujarnya.

H. Hasan Aminuddin, M.Si menambahkan, Nabi Muhammad SAW patut kita tauladani dan jadikan contoh. Oleh karena itu, kita selaku umatnya harus terus meningkatkan kecintaannya kepada Rasulullah Muhammad SAW. “Ajarkan anak-anak kita dengan perilaku yang baik sebagaimana dicontohkan Nabi Muhammad SAW,” imbuhnya.

Terkait sosialisasi PMA Nomor 19 Tahun 2018, H. Hasan Aminuddin menjelaskan, regulasi baru pencatatan perkawinan bertujuan untuk tertib administrasi, transparasi, dan kepastian hukum dalam pelaksanaan perkawinan bagi umat islam sehingga perlu mengatur mengenai pencatatan perkawinan.

Sementara anggota DPRD Provinsi Jawa Timur H. Muzammil Syafi’i menjelaskan, sosialisasi sangat penting untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada masyarakat dan tokoh agama terkait regulasi baru yang mengatur pencatatan perkawinan.(y0nO/Vina)

Post a Comment

0 Comments