Bangau Bluwok Kembali Bermigrasi Ke Pesisir Kabupaten Probolinggo,

Catatan 05_AM Wildlife Photography, PAJARAKAN - Bangau Bluwok (Mycteria cinerea) kembali bermigrasi dan mengunjungi salah satu pesisir di Kabupaten Probolinggo. Seperti telah menjadi tempat favoritnya, pesisir desa Penambangan selama dua tahun terakhir ini tercatat selalu dikunjungi oleh koloni bangau Bluwok.

Perilaku unik dan status Bangau Bluwok yang saat ini bisa dikatakan nyaris punah acapkali mengundang perhatian para pengamat satwa liar. Kemarin, Minggu (20/01/2019) pagi, beberapa pengamat dan fotografer satwa liar dari akademisi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya berkesempatan untuk mengabadikan sekaligus mengamati keberadaan bangau bluwok ini.

Budi Setiawan (48) salah satu dosen sekaligus fotografer satwa liar pada Unair Surabaya mengaku sudah dua kali berburu bangau bluwok di Probolinggo, namun pada tahun sebelumnya pihaknya harus rela pulang dengan tangan hampa dan harus menunggu musim migrasi berikutnya. Kali ini ia berhasil mengamati sekaligus mendokumentasikan dengan baik.

Menurut pria yang akrab di panggil Cak Boeseth ini melihat perilaku bangau Bluwok yang selalu datang kembali setiap tahunnya dan jumlahnya semakin berkembang berarti habitat mangrove disini cocok bagi koloni bangau Bluwok ini. Selain itu kata dia, adanya kepedulian dari masyarakat sekitarnya untuk tidak mengusik keberadaan bangau Bluwok dan juga melindunginya dari tangan pemburu.

“Karena alasan itu akhirnya mereka selalu kembali pada tahun – tahun selanjutnya untuk mencari makan saat musim migrasi mereka seperti saat ini. Satwa liar selalu mengikuti nalurinya saat bermigrasi, selama mereka enjoy disini dan habitatnya support maka mereka pasti akan selalu kembali,” jelas Cak Boeseth.

Lebih lanjut dosen konservasi satwa liar ini menerangkan, dari total enam ekor Bangau Bluwok yang berhasil terpantau kali ini semuanya dalam kondisi sehat, hal ini terlihat pada kepekaan (aware) bangau bluwok atas kehadiran manusia. Yang kesimpulannya adalah habitat mangrove Penambangan bagus bagi bangau bluwok untuk bermigrasi disini.

Jika kondisi seperti ini tetap terjaga Cak Boeseth menambahkan ada kemungkinan Bangau Bluwok ini bisa berkembang biak di sini. Selama kondisi mangrovenya tetap terjaga dan keamanan bangau bluwok selalu terjamin.

“Kami harap ada tindak lanjut dari pengambil kebijakan khususnya di mangrove desa Penambangan ini, kalau memungkinkan bisa di jadikan kawasan konservasi. Disamping itu juga perlu menambahkan lokasi mangrove nya, selain sebagai fungsi barrier juga untuk supporting habitat satwa liar disini yang ternyata masih banyak jenisnnya selain Bangau Bluwok,” Tandasnya. (Trisianto)

Post a Comment

0 Comments